Konferwil PW GP Ansor Jatim Mengarah Calon Tunggal

– Gus Syafiq Syauqi Ingin Kedepankan Keutuhan

SabdaNews.com – Jelang konferensi wilayah Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur kandidat ketua PW GP Ansor justru mengerucut pada satu nama yakni Gus Abid Umar, sehingga besar kemungkinan hanya ada calon tunggal.

Kandidat lain yang sempat mengemuka ke pubik, Gus Syafiq Sayuqi justru cenderung mengalah bahkan mundur dengan tertib. “Setelah melihat Rakorwil dan harmonisnya PW GP Ansor Jatim dengan Pemprov, saya berharap soliditas Ansor bisa tetap terjaga dengan baik. Bahkan setelah konferwil nanti juga tetap solid dan tak ada konflik,” ujar Gus Syafiq saat ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (13/3) malam.

Lebih jauh ketua PC GP Ansor Kabupaten Tuban ini menjelaskan bahwa dalam konferwil mendatang apakah hanya diikuti calon tunggal atau lebih dari satu itu bergantung kepada para pemilik hak suara. “Yang jelas calon ketua itu dipilih melalui musyawarah mufakat, kalau tidak tercapai ya menggunakan voting karena sistem AHWA (Alul Halli Wal Aqdi) tidak ada dalam AD/ART,” jelas adik kandung Gus Aam Notobuwono ini.

Hingga saat ini memang belum diputuskan tahapan-tahapan Konferwil, sebab jadwal pelaksanaan juga belum diputuskan apakah sebelum Pilpres atau sesudah Pilpres 17 April 2019. “Tahapannya nanti ada seleksi PC mana saja yang punya hak suara, lalu apa saja syarat mencalonkan dan lain sebagainya,” dalih menantu Bupati Tuban ini.

Ia mengaku ada sebagian pengurus cabang yang mendorong dirinya ikut maju dipencalonan Konferwil GP Ansor Jatim mendatang. Namun yang terpenting sejujurnya adalah soliditas jangan sampai semakin banyak calon justru semakin banyak perpecahan di tubuh GP Ansor.

Masih di tempat yang sama, Ketua PW GP Ansor Jatim yang juga digadang-gadang sebagai calon kuat dalam Konferwil GP Ansor Jatim mendatang, menyatakan bahwa pelaksanaan Konferwil pasti dilaksanakan sebelum masa jabatan kepengurusan yang lama berakhir sesuai dengan SK dari PP GP Ansor.

Namun soal jadwal pasti pelaksanaan Konferwil masih akan dirapatkan kembali oleh pleno harian PW GP Ansor Jatim apakah sepakati sebelum atau sesudah Pilpres 2019. Dalam Rakorwil juga ada usulan menggunakan sistem AHWA ala NU supaya paska Konferwil tidak ada yang terluka atau tersakiti.

“Prinsipnya pelaksanaan Konferwil mendatang harus berjalan dengan damai agar paska Konferwil tidak muncul perpecahan tapi justru menambah kesolidan GP Ansor Jatim ke depan,” pungkas cucu KH Zainuddin Djazuli Ploso Kediri ini.

Sementara itu, ketua PW Rijalul Ansor Jatim, Gus Wahab menyatakan bahwa dukungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga sangat menentukan siapa kandidat ketua PW GP Ansor yang akan terpilih. Namun penutupan Rakorwil PW GP Ansor Jatim dilaksanakan di Grahadi bisa menjadi signal siapa sebenarnya yang mendapat restu Gubernur Jatim.

“Rijalul Ansor tak punya suara sehingga manut saja siapa yang terpilih akan kita dukung. Calon ketua PW GP Ansor yang muncul memang ada dua yakni Gus Abid Umar dan Gus Syafiq Syauqi tapi siapa yang akan terpilih saya tak istikhoroh dulu,” kelakar pria murah senyum ini. (pun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *