GRESIK, SabdaNews.com- Di Kurikulum merdeka ada istilah proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yang merupakan proyek pengembangan karakter pelajar untuk dapat hidup dan berprilaku sesuai dengan nilai pancasila. Pada pemilihan Osis MTs 1 Alkarimi ini ada tema yang perlu di usung yakni makna dan praktek Berdemokrasi di lingkungan pelajar. Maka tema ini menjadi penting untuk di implementasikan para pelajar dalam proses demokrasi yakni melalui pemilihan osis dengan Luberjurdil (Langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil)
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa siswi Bapak Ibu guru dan stekholder MTs Alkarimi1. Untuk mengikuti proses pemilihan osis sampai selesai dengan suasana kebersamaan dan persaudaraan. Kegiatan ini di tempatkan di halaman Madrasah lapangan barat YPP Alkarimi Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik (6/9/2023)
Dalam pemilihan osis tersebut layaknya pemilihan umum RI hal ini sudah disediakan Mts1 Alkarimi seperti : jumlah DPT, Bilik pencoblosan, saksi, alat coblos, tinta dan papan nama penghitungan suara paslon.
Moh Nafik M.Si Kepala Mts1 Alkarimi Tebuwung mengatakan, pemilihan osis ini merupakan edukasi bagi pelajar Mts Alkarimi untuk belajar organisasi dan Demokrasi,” maka ini memjadi penting untuk di implementasikan apalagi ini juga sebagai praktek IKM,” katanya
Nafik menghimbau dengan berharap kegiatan ini berjalan lancar sesuai dengan harapan sebagai edukasi dan menginspirasi serta memilih dengan pilihan cerdas sesuai dengan hati nurani,” tandasnya.
Sementara itu Wakasek Mts1 Alkarimi Emi Mufarrohah S.Si menjelaskan, pesta demokrasi yang diadakan Mts Alkarimi hari ini adalah salah satu proyek P5 menguatkan karakter dan prilaku sesuai nilai pancasila,” pesta demokrasi adalah salah satu projek yang sangat mencerminkan nilai nilai luhur pancasila,” jelasnya
Ia menambahkan, hal ini juga memberikan edukasi kepada kelas 7 Mts karena ini merupakan hal baru,” hal ini juga bisa menggerakkan dan merespon secara tepat kebebasan berpendapat dan berkarya melalui praktek demokrasi warga sekolah,” tutup Emi Mufarrohah kepada media (Syafik Hoo/Red)