Home KESRAGubernur Jatim , Dr. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansah  Dan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. Hadiri Puncak Peringatan HUT PGRI Yang Ke-80 Dan HGN 2025 DI Graha Universitas Negeri Surabaya ( UNESA)

Gubernur Jatim , Dr. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansah  Dan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. Hadiri Puncak Peringatan HUT PGRI Yang Ke-80 Dan HGN 2025 DI Graha Universitas Negeri Surabaya ( UNESA)

by sabda news
logo Sabdanews oke

SURABAYA. SabdaNews.com- PGRI merupakan Organisasi Profesi yang mewadahi para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Graha Universitas Negeri Surabaya ( UNESA)..Sabtu, (13/12/2025)

Acara besar yang menghimpun tenaga pendidik di Provinsi Jawa Timur yang berjumlah ribuan guru sebagai perwakilan dari berbagai Pimpinan Cabang Kabupaten se-Jawa Timur.
Adapun dalam acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PB PGRI Pusat Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, dan Gubernur Jatim, Ibu Dr.Hj.Khofifah Indar Parawansah yang akan memberikan sambutan pada peringatan Hari PGRI yang ke-80 dan HGN Tahun 2025 ini.

Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Drs. Djoko Adi Walujo, S.T., M.M., melaporkan bahwa  Peringatan HUT PGRI yang ke-80 dan HGN tahun 2025 ini tetap dilaksanakan secara terbatas karena adanya suasana duka yang dialami oleh saudara kita di aceh, sumatra barat dan sumatra utara serta daerah lainnya, meski antusiasme guru sangat tinggi dengan jumlah kehadiran mencapai 17.496 orang dengan rincian naik kendaraan jumbo bus berjumlah 223 bus, Kendaraan Mini Bus berjumlah 155 Bus dan Kendaraan Elf berjumlah 77 unit sedangkan guru yang menggunakan kendaraan pribadi 336 unit.

PGRI Jatim selalu aktif dalam mengembangkan bidang jwgiatan olah raga, dengan ditunjukkan telah mengikuti Pekan Olah Raga Seni dan Pembelajaran ( PORSENI JAR ) di Jawa Barat dan berhasil memperoleh predikat Runner up ,juara Umum 2 dan insya Allah , kami memberikan bonus hadiah kepada peserta PGRI Jatim yang berhasil meraih juara. ‘ungkapnya.

Selanjutnya, PGRI Jatim juga memberikan penghargaan kepada ibu istri bapak Bupati/Wali Kota dengan sebutan IBUNDA GURU dengan tujuan agar istri/ibu dapat mempengaruhi kebijakan yang berhubungan dengan guru. Di samping pula PGRI Jatim memberikan penghargaan dengan nama” WIDYAPATI UTAMA” Penghargaan ini diberikan kepada Bapak Bupati dan Bapak Walikota atas kepedulian dan oerhatian terhadap kebijaksanaan pemerintahan yang berkaitan dengan nasib Guru. Penghargaan ini diberikan pada saat pemerintahan Kotanya berulang tahun. Sementara sebagai media yang mengangkat derajat guru Indonesia, PGRI Jatim memberikan penghargaan kepada Radio dan Televisi dengan nama “CARAKA WIDYA KARYA” diberikan kepada Radio Suara Surabaya ( RSS) yang akan diberikan pada tahun 2026 bersamaan dengan hari ulang tahunnya..

” Melihat Fenomena informasi yang sangat luar biasa pengaruhnya di masyarakat, opini narasi cenderung menang dan mengalahkan sumber data, sementara banyak dan maraknya kemunculan perseliweran data dalam dunia informasi dilinfkungan kita Sebagai anggota PGRI yang profesional harus tanggap dan dapat menyikapi kondisi yang berkembang dan memiliki empat kemampuan dalam era informasi saat ini antara lain: 1.Ability to Fact information , memiliki kemampuan memilah dan memilih informasi yang fakta/benar, 2. Ability to basic Knowledge Information, memiliti kemampuan dasar pengetahuan. 3. Abilty to evaluation, memiliki kemampuan mengevaluasi informasi , 4. Ability to analuze, memiliki7 kemqmpuan analisa informasi dengan sebaik-baiknya agar kita mencqpai tujuan yang kita harapkan yakni kemulyaan.”tandas Ketua PGRI Jatim.

Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., menegaskan bahwa PGRI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan nasional. Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan guru dan dosen, termasuk perjuangan agar tunjangan profesi melekat dalam UU Sistem Pendidikan Nasional dan dibayarkan setiap bulan.”tandas tegas Prof.Dr.Unifah Rosyidi, M.Pd.

Lebih lanjut, Prof Dr.Unifah Rosyidu, M.0d. mengungkapkan, “Pada Tahun 2025 ini,Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan PPG, sertifikasi 400 ribu guru dan Dosen serta mengupayakan guru tidak terbebani masalah administratif agar tercipta well-being pada guru dalam pembelajaran bersama anak didiknya. “Semoga para pendidik senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan semangat yang tak pernah padam dalam menginspirasi generasi bangsa. Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ilmu yang selalu anda bagikan,”tandas Ibu Prof.Dr.Unifah

Gubernur Jawa Timur, Dr.Hj. Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih mendalam kepada para guru atas dedikasi luar biasa dalam mencetak generasi penerus bangsa.Beliau juga menandaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas transfer of Knowledge, tetapi juga transfer of values dan doa. “Para guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga mengirimkan doa untuk anak-anak didiknya. Itulah kekuatan yang luar biasa,” ujar Ibu Gubernur Jatim, Ibu Dr.Hj.Khofifah Indar Parawansah dengan penuh haru.

Sujud syukur para guru yang hadir dan terpilih mendapatkan hadiah umrah dari Gubernur Jatim, ibu Dr. Dra.Hj. Khofifah Indar Parawansa  Sebagai bentuk apresiasi, Pemerntah Provinsi Jawa Timur memberikan hadiah umroh kepada 4 guru yang hadir dan berada diruang acara berupa paket berangkat Umroh pada bulan Januari 2026 serta ibu Gubernur memberikan 4 unit Laptop masing diberikan kepada guru dari Kabupaten Tuban dan Lamongan berdasarkan undian dari masing-masing anggota tiap kontingen dari dua kabupaten tersebut , secara langsung diserahkan kepada Kadispendik Jatim.

Selanjutnya, ibu Khofifah dengan bahasa halus menyindir, dalam perjalanan menuju Graha Ibu nomer wahid Jatim ini, ketika ibu macet dalam perjalanan, melihat rombongan bapak/Ibu guru menakai baju PGRI pulang sebelum mengikuti acara sampai selesai. Beliau menyampaikan kepada bapak/Ibu yang ada di dalam ruangan ini “t bapak/ibu yang tidak jalan-jalan ke mall”, insya Allah akan saya ajak sendiri jalan-jalan ke Makkah dan Madinah”.Ujarnya dengan senyum dan tulus ibu Dr.Dra Hj   Khofifah Indar Parawansah.

Dalam kesempatan yang sama pula, Ibu Gubernur Jatim, Dr..Dra Hj.Khofifah Indar Parawansah juga mengatakan, “hanya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengangkatan guru PPPK tertinggi di Indonesia, serta mengusulkan tambahan sekitar 17 ribu guru PPPK untuk diangkat di tahun mendatang.”pungkas Ibu Dr. Dra.Hj. Khofifah Indar Parawansah

Hadir dalam Kegiatan Peringatan HUT PGRI Yang ke-80 dan HGN Tahun 2025 antara lain : Ketua Umum PB PGRI Pusat Prof.Dr Unifah Rosyidi, M.Pd., Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.UA) Dra.Hj. Khofifah Indar Parawansa. Sekretaris Daerah Kota Surabaya , Lilik Arijanto, S.T., M.T. Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA),Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., Rektor Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya, Dr. Untung Lasiyono, S.E., M.Si., Ketua PGRI Jatim, Drs. H. Djoko Adi Walujo, S.T., M.M., DBA..Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jatim Dr. Aries Agung Paewai S.STP., M.M.  ( Mushlikh/Red)

You may also like

Leave a Comment