GRESIK, SabdaNews.com– Siang waktu masih menunjukkan pukul 11.58 tatkala dari balik pintu kelas muncul seorang remaja perempuan dengan berseragam SMP Negeri di Gresik. “Assalamu’alaikum ustadz” Sapanya “Waalaikumsalam” Jawabku dan beberapa siswa yang masih di kelas nyaris bersamaan dan sedikit terkejut dengan kehadirannya. Dia adalah Indira Nahda Ramadhina yang datang dengan membawa sesuatu, pada Rabu (26/11/2025) “Ustadz… Ini untuk ustadz, selamat hari guru ustadz… ” Serunya setelah menyalami ku.
Kuterima hadiahnya seraya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan hadiahnya. Alumni Tahun Ajaran 2024/2025 ini lalu bercerita kebetulan hari ini sekolahnya ada tamu, sehingga seluruh siswa dipulangkan agak pagi. Siswi SMPN 2 Gresik ini bercerita alasan dia memberikan hadiah ini, “kan kalau kasih guru SMP ga dibolehin karena takut ada konflik kepentingan”ujar siswa berprestasi SD Almadany tahun kemarin.
Dia lalu bercerita, mengapa tidak memberi hadiah ke seluruh guru SD Almadany? Sambil tertawa dia jawab kebanyakan, takut gak adil, ada yang gak kebagian, jadi diwakilin ke kami saja yang pernah 3 tahun jadi wali kelasnya ( kami pernah menjadi wali kelasnya di kelas 1, kelas 4 dan kelas 6). Saat ditanya bagaimana kesannya saat ini di SMP, dia bercerita kenangan bersama kawan-kawannya di SD Almadany tentu sulit dilupakan, tapi di SMP ini Alhamdulillah dia merasa bahagia. “Banyak teman yang baik dan seru ” Imbuhnya.
Apalagi, akunya, di SMP dia tetap berprestasi, mulai dari juara 2 lomba cipta puisi, menjadi pasukan bendera (paskib sekolah), menjadi pengurus OSIS, ikut paduan suara, maupun ekstrakurikuler tari, semua diikutinya. “Kata bunda juara 2, gak apa ikut aja, dicoba semua mumpung masih muda, tapi tetep gak boleh lupa belajar” Akunya.
Dia mengaku saat latihan lomba kadang melamun dan teringat kami, dia bercerita kalau kami tahu Indira menang pasti bangga, alasan kebanggaan itu, “soalnya ustadz perhatian banget sama anak-anak didiknya jadi sering masih inget”ungkapnya. Indira di SMP Negeri 2 Gresik tidak sendirian ada Kanaya Bussaina Syafura koleganya dari SD Almadany yang diterima di SMP yang berada di Jl. KH. Kholil No.16, Pekelingan, Kec. Gresik.
Indira menutup kisahnya dengan mengatakan pokoknya SD Almadany selalu di hati. “Maaf ustadz saya pamit dulu, tadi diantar Ayah, maaf kalau ada salah, semoga ustadz ustadzah di Almadany sehat selalu dan sukses, Aamiin” Tutupnya. Bagi kami hadiah ini sederhana – sebuah buket alat tulis kantor yang ditayangkan cukup baik – namun yang mahal adalah perhatian dan cintanya untuk SD Almadany. (Kontributor Mahfudz Efendi, S.Pd, Gr., M.M./Red)
