GRESIK, SabdaNews.com – Komitmen memaksimalkan khidmah untuk umat menjadi semangat yang mengemuka dalam silaturrahim Direktur Utama PT. Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., bersama jajaran Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik di Kantor MUI Kabupaten Gresik, Selasa (21/7/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat sinergi melalui kerja sama strategis yang akan ditindaklanjuti dalam bentuk nota kesepahaman (MoU), sebagai upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, menyampaikan bahwa MUI memiliki peran sebagai Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Menurutnya, berbagai sektor pembangunan yang bertujuan menjaga kehidupan manusia merupakan bagian dari nilai-nilai syariat Islam. “PT. Petrokimia Gresik ini termasuk menjalankan misi menjaga kehidupan, yaitu hifzun nafs. Ketahanan pangan melalui sektor pertanian adalah bagian dari menjaga manusia agar tidak kelaparan. Itu sejalan dengan tujuan syariat,” ujarnya.
Kiai Rofiq juga menjelaskan, MUI Kabupaten Gresik memiliki berbagai komisi yang bergerak di bidang fatwa, dakwah, pendidikan, fatwa, ukhuwah, pemberdayaan perempuan, hingga seni dan budaya Islam. “Keragaman bidang tersebut menunjukkan bahwa pelayanan MUI tidak hanya menyentuh aspek ibadah, tetapi juga menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” jelas Kiai Rofiq.

Kiai Rofiq juga menyampaikan, salah satu program unggulan MUI Kabupaten Gresik, yakni Pesantren At-Taubah yang telah dibina sejak 2016 di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik. Menurutnya, pembinaan terhadap warga binaan merupakan bentuk kepedulian kepada umat yang membutuhkan pendampingan agar kembali ke jalan yang baik. “Kita juga memiliki Pesantren At-Taubah di Rutan sejak 2016. Mereka adalah saudara-saudara kita yang perlu dirawat, dibimbing, dan dibentengi dengan nilai-nilai agama,” katanya.
Karena itu, Kiai Rofiq menyambut baik inisiatif kolaborasi dengan PT. Petrokimia Gresik dan berharap kerja sama tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, Direktur Utama PT. Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat jajaran MUI Kabupaten Gresik, dan mengatakan bahwa MUI merupakan mitra penting yang selama ini turut memberikan dukungan moral dan sosial terhadap keberlangsungan perusahaan.
“Ini suatu kebanggaan bagi kami bisa bersilaturrahim dengan para Kiai di MUI Kabupaten Gresik. MUI merupakan bagian penting yang terus mendukung kinerja Petrokimia Gresik sehingga perusahaan dapat terus tumbuh. Alhamdulillah, keuntungan perusahaan terus meningkat hingga tahun ini,” ungkapnya.
Menurut Dirut PT. Petrokimia tersebut, kesamaan visi antara MUI dan PT. Petrokimia Gresik menjadi momentum yang tepat untuk membangun kerja sama yang lebih konkret. “Ini gayung bersambut. Kami menawarkan program kerja sama karena program-program MUI sangat bermanfaat bagi masyarakat. MUI melayani umat sekaligus menjadi mitra pemerintah, sedangkan Petrokimia Gresik sebagai BUMN tentu juga menjadi bagian dari mitra MUI,” ujarnya.

Dr. Daconi berharap, sinergi tersebut segera diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman agar berbagai program kemasyarakatan dapat dilaksanakan secara bersama. “Mari kita lanjutkan kerja sama MUI Kabupaten Gresik dengan PT. Petrokimia Gresik melalui MoU,” ajaknya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, Prof. Dr. H. Abdul Chalik, M.Ag., memaparkan portofolio MUI Kabupaten Gresik masa khidmah 2024–2029. “MUI terdiri dari unsur pimpinan dan tokoh organisasi masyarakat Islam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, pondok pesantren, hingga perguruan tinggi. Karena itu, fatwa dan tausiyah yang diterbitkan MUI menjadi salah satu rujukan bagi pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.
Prof Chalik menambahkan, fokus utama MUI Kabupaten Gresik saat ini adalah memperkuat dakwah, layanan konsultasi keagamaan, pemberdayaan umat, sertifikasi halal, serta pengembangan dakwah digital agar pelayanan kepada masyarakat semakin luas dan mudah diakses. “Untuk memperluas khidmah kepada umat, MUI Kabupaten Gresik juga memiliki sejumlah Unit Kerja Teknis, di antaranya Pusat Layanan dan Konsultasi Keagamaan, Pesantren At-Taubah Rutan Gresik, Koperasi Syariah (Kopsyah) MUI, Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS), Pusat Layanan Sertifikasi Halal (PLSH), hingga Pusat Layanan Konseling Pranikah dan Keluarga Sakinah,” jelasnya.
Turut hadir dalam silaturrahim tersebut Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, M.Ag., Ketua Bidang Seni, Budaya Islam dan Remaja Drs. H. Wahyani Ahmad, Sekretaris Drs. H. Syaiful Kirom, M.M., Sekretaris KH. Muhsin Munhamir, S.Pd.I., Ketua Komisi Ukhuwah dan Hubungan Antar Lembaga Drs. KH. Imam Chanafi, M.Ag., serta Anggota Komisi Fatwa, Hukum dan Pengkajian KH. Ahmad Wafiq Aunan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan untuk memperkuat sinergi antara ulama dan BUMN dalam menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Gresik. (lim/Red)
