Home PEMBANGUNANFraksi Partai Golkar Ajak PMII Jatim Kolaborasi Untuk Memajukan Provinsi Jatim

Fraksi Partai Golkar Ajak PMII Jatim Kolaborasi Untuk Memajukan Provinsi Jatim

by sabda news

SabdaNews.com  – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur bersilaturahmi dengan Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini sebagai rangkaian dari upaya membangun kolaborasi dan jaringan pemangku kebijakan untuk memajukan Provinsi Jawa Timur ke depan. Sebelumnya, PMII Jatim juga sowan ke Fraksi PKB DPRD Jatim.

“Sebagai pengurus baru PKC PMII Jatim, tentu kami ingin merawat jaringan dan berkolaborasi dengan Fraksi Partai Golkar untuk kemajuan provinsi Jawa Timur ke depan. Apalagi kader PMII tersebar di banyak parpol yang ada di DPRD Jatim,” ujar Muhammad Ivan Akiedozawa Ketua PKC PMII Jatim 2025-2027 yang terpilih pada Konkorcab XXV di Bondowoso beberapa bulan lalu.

Menurut Edo sapaan akrabnya, DPRD Jatim memiliki kewenangan membuat peraturan daerah (perda), budgeting dan pengawasan bisa menjadi instrumen untuk membangun masyarakat Jatim yang lebih maju dan sejahtera. Oleh karena itu PMII juga perlu berkolaborasi dengan DPRD Jatim karena memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan dan mensejahterahkan masyarakat Jatim.

Lebih jauh mahasiswa ITS itu mengaku sangat mengapresiasi beberapa Raperda yang digagas oleh DPRD Jatim karena dinilai sangat membantu dan dibutuhkan masyarakat. Edo mencontohkan, Raperda tentang perlindungan dan pemberdayaan pembudi daya ikan dan petambak garam.

“Kami juga menerima memasukkan dari teman-teman yang ada di daerah terkait persoalan petambak ikan dan petambak garam. Tentu ini sejalan dengan Raperda yang tengah dibahas di DPRD Jatim,” ungkap Edo.

Di sisi lain, pihaknya juga sepakat dengan Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim yang berupaya keras tidak semakin membebani masyarakat di tengah kondisi moneter melemah. Pasalnya, menaikkan pajak daerah untuk mendongkrak PAD di saat kondisi ekonomi masyarakat tidak menentu justru akan semakin membebani masyarakat.

“Pemerintah daerah jangan menerapkan pola-pola premanisme dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah melalui kebijakan menaikkan pajak dan retribusi daerah karena itu bisa memicu keresahan di masyarakat,” jelas Edo.

Sementara itu, ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika mengaku senang karena rekan-rekan PMII Jatim mau bersilaturrahim dan menjalin kolaborasi dengan Fraksi Partai Golkar untuk ikut mengawal dan memperjuangkan isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Jatim.

“Kami sangat senang, karena teman-teman PMII Jatim juga ikut mengawal pembahasan Raperda-Raperda yang tengah di bahas di DPRD Jatim,” ujarnya.

Sejalan dengan program pemerintahan Prabowo Subianto yang ingin menjadikan Indonesia Swasembada Pangan, kata Pranaya, Farksi Partai Golkar juga mendorong Pemprov Jatim segera membentuk BUMD Pangan. Namun hingga saat ini masih dilakukan kajian oleh Pemprov Jatim.

“Kami berharap teman-teman PMII Jatim juga ikut mendorong pembentukan BUMD Pangan agar dapat memperkokoh posisi Jatim sebagai lumbung pangan nasional,” jelas Pranaya didampingi Mohammad Jairi anggota Fraksi Partai Golkar lainnya.

“Saat ini DPRD Jatim juga tengah membentuk Pansus BUMD Jatim, kalau teman-teman PMII Jatim memiliki aspirasi terkait BUMD Jatim, silahkan disampaikan kepada Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim,” pungkasnya. (pun)

You may also like

Leave a Comment