Home PEMBANGUNANMarak Aksi Perusakan Halte Bus Trans Jatim, DPRD Jatim Minta Massifkan Upaya Preventif

Marak Aksi Perusakan Halte Bus Trans Jatim, DPRD Jatim Minta Massifkan Upaya Preventif

by sabda news

SabdaNews.com – Adanya aksi pengerusakan fasilitas negara berupa halte bus Trans Jatim di sejumlah tempat menjadi keprihatinan DPRD Jatim dan hal ini tidak boleh dibiarkan sehingga harus segera ditangani secepatnya.

Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim menyampaikan keprihatinannya terhadap aksi  pengerusakan (vandalisme) halte Bus Trans Jatim yang kembali terulang di sejumlah titik.

“Saya kira perlu adanya langkah preventif yang awal kali wajib dilakukan oleh Dishud Jatim dan khususnya pihak operator,” kata politikus asal Partai Herindra, Rabu (8/7/2025).

Abdul Halim menyampaikan, sudah jamak sejak dulu, apabila akan ada trayek baru pasti ada pihak yang pro dan kontra. “Dulu, kasus serupa pernah terjadi di Madura. Ini tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditangani,” ujarnya.

Politikus asal Madura itu akan berkoordinasi dengan Dishub Jatim guna meminta penjelasan menyeluruh terkait insiden tersebut, termasuk mendalami penyebab terjadinya aksi perusakan.

“Tentu ada persoalan sosial yang menjadi latar belakang. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Menurut Halim, kehadiran layanan Trans Jatim telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi kemacetan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Namun demikian, Halim menilai bahwa setiap penambahan koridor seharusnya disertai proses sosialisasi yang matang.

“Pengusaha angkutan yang memiliki trayek serupa juga perlu dilibatkan dalam dialog. Jangan sampai penambahan layanan justru menimbulkan ketegangan di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga berencana mengundang para pengusaha angkutan untuk berdialog guna memperoleh pandangan langsung dari para pelaku usaha.

“Sementara armada yang sudah existing juga perlu diajak duduk bersama,” urai Halim.

Sebelumnya, aksi perusakan fasilitas Trans Jatim kembali terjadi dan terekam kamera pengawas (CCTV). Rekaman insiden tersebut diunggah melalui akun resmi Instagram @officialtransjatim.

Dalam keterangan unggahan itu disebutkan bahwa pengerusakan terjadi di Koridor I dan telah berlangsung sebanyak tiga kali oleh pelaku yang sama, yakni seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Supra.

Kejadian pertama berlangsung pada 9 Mei 2025 di Halte Kemendung 1, saat pelaku melempar batu ke arah halte. Selanjutnya, pada 18 Juni 2025, pelaku merusak kaca pintu halte Bypass Timur 2 menggunakan clurit. Terakhir, pelaku memukul kaca pintu Halte Trosobo Pos 2 dengan linggis.

Pihak manajemen Trans Jatim meminta masyarakat yang mengenali pelaku untuk segera melaporkan kepada pengelola atau aparat penegak hukum.

“Mohon kerjasamanya kepada seluruh Sobat Jatim yang menemui pelaku tersebut untuk segera meringkus dan melaporkan kepada kami atau pihak berwajib terdekat,” demikian bunyi imbauan dalam unggahan tersebut.(pun)

You may also like

Leave a Comment