Home PEREKONOMIANPonpes Sunan Drajat Gandeng Kopdes Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa di Gresik

Ponpes Sunan Drajat Gandeng Kopdes Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa di Gresik

by sabda news

GRESIK,SabdaNews.com – Pusat Perekonomian Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat siap berkolaborasi dengan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.  Kerja sama ini ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan. Hal tersebut disampaikan Direktur Perekonomian Ponpes Sunan Drajat, Gus Anas Alhifni, saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (Pessandra) Kabupaten Gresik periode 2025-2028 di Pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (8/7/2025).

Dalam kesempatan itu, Gus Anas menegaskan pentingnya peran alumni dalam sektor ekonomi. Menurutnya, kemandirian menjadi salah satu visi utama pesantren.  “Kita diajarkan untuk mandiri. Salah satu visi Ponpes Sunan Drajat adalah membentuk jiwa entrepreneur. Jadi, alumni harus ambil bagian dalam pengembangan ekonomi. Tidak ada istilah mantan santri, semua tetap bagian dari keluarga besar Ponpes Sunan Drajat,” ungkapnya.

Saat ini, Ponpes Sunan Drajat telah mengelola berbagai unit usaha, termasuk Toserba Sunan Drajat yang bergerak di sektor perdagangan. Pesantren ini juga telah menjalin kerja sama dengan Kopdes Merah Putih, yang menjadi pilot project koperasi desa tingkat nasional. Beberapa daerah telah bergabung dalam program ini, termasuk sejumlah desa di Gresik. “Ini satu-satunya pilot project koperasi desa merah putih di Indonesia. Nantinya, koperasi ini akan bermitra dengan jaringan Toserba Sunan Drajat. Insyaallah, launching perdana akan dilakukan pada 12 Juli 2025 di Desa Dapet, Gresik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Anas menyebutkan, Toserba Sunan Drajat saat ini telah berkembang pesat dan tersebar di berbagai daerah. Bahkan, omzetnya telah mencapai Rp300 miliar. Saat ini, jaringan Toserba tersebut telah memiliki 56 cabang dan ditargetkan bertambah menjadi 90 cabang hingga akhir 2025.

Ia pun mengajak para alumni serta masyarakat untuk memanfaatkan peluang ini dengan memasarkan produk-produk lokal melalui jaringan Toserba Sunan Drajat.  “Silakan ajukan produk yang dimiliki. Kami akan seleksi, dan produk yang lolos bisa dipasarkan di Toserba terdekat,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih sejalan dengan program nasional dalam menggerakkan ekonomi desa.  “Kopdes Merah Putih ini merupakan amanat dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa. Melalui koperasi ini, desa bisa memulai usaha sesuai potensi masing-masing. Ini langkah yang sangat baik untuk pembangunan ekonomi pedesaan ke depan,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Pessandra Gresik, Nurul Yatim, menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 15 ribu alumni Ponpes Sunan Drajat yang tersebar di Gresik. Ia berharap, Pessandra menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antaralumni. “Pessandra harus menjadi tempat untuk mempererat kekompakan alumni. Kami juga siap bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung program-program pembangunan, termasuk penguatan Kopdes Merah Putih,” tegasnya. (gus/Red)

You may also like

Leave a Comment