SabdaNews.com – Hasil survei terbaru dari Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan nasional.
Sebanyak 65,4% responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Anggota DPRD Jatim Budiono menilai bahwa angka kepuasan 65,4% tersebut merupakan cerminan nyata dari kebijakan pemerintah pusat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus modal sosial yang sangat penting bagi stabilitas pembangunan nasional maupun daerah.
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, tingginya apresiasi publik sejalan dengan semangat kerja keras kabinet yang terus mengedepankan efisiensi, ketepatan sasaran program, serta keberpihakan pada kebutuhan riil masyarakat.
Angka 65,4% ini bukan sekadar statistik di atas kertas, lanjut Budiono melainkan manifestasi dari denyut nadi masyarakat yang melihat bahwa pemerintah pusat benar-benar bekerja secara on the track.
“Kebijakan yang pro-rakyat serta langkah-langkah konkret dalam menjaga stabilitas nasional terbukti mampu menumbuhkan optimisme publik,” ujar wakil ketua komisi A DPRD Jatim ini, Senin (19/10/2026).
Lebih lanjut, legislator asal Dapil Jatim XII (Bojonegoro-Tuban) ini menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat.
Kepercayaan publik yang tinggi dari hasil survei ini, kata Budiono, tentunya menjadi motivasi bagi seluruh jajaran aparatur pemerintahan di berbagai tingkatan untuk bekerja lebih optimal, transparan, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan rakyat.
Khusus bagi kader Partai Gerindra, Budiono menekankan hasil survei tersebut tidak membuat seluruh kader terlena dengan hasil survei
“Kita terus bekerja untuk mengawal Program Pak Prabowo sampai ke masyarakat bawah,” beber Budiono.
Survei yang dilangsungkan secara tatap muka pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar merata di 38 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.
Dari total angka kepuasan tersebut, sebanyak 6,8% menyatakan sangat puas dan 58,6% merasa puas. Di sisi lain, kelompok yang menyatakan tidak puas berada di angka 32,5%, sementara sisanya memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Angka ini menegaskan bahwa sebagian besar masyarakat masih menaruh harapan besar serta merasakan dampak positif dari arah kebijakan strategis yang digulirkan pemerintah pusat sejauh ini. (pun)
