Wara Sundari Usulkan Tinjau Ulang Pengelolaan Panti Asuhan

Paska Munculnya Kasus Anak Asuh Panti Asuhan Korban Kekerasan dan Pencabulan
0
70

SabdaNews.com – Ketua Komisi E DPRD Jatim Wara Sundari Renny Pramana berharap kasus kekerasan dan pencabulan yang dialami anak di salah satu panti asuhan di Malang supaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum berat.

“Peristiwa tersebut sangat memprihatinkan sekali. Saya minta APH (Alat Penegak Hukum) memberikan hukuman berat kepada pelaku untuk menumbuhkan efek jera kepada pelaku,” kata politikus asal PDI Perjuangan saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (23/11/2021).

Menurut perempuan yang akrab dipanggil bunda Renny ini, akibat perbuatan para pelaku tersebut, tentu akan memunculkan persoalan efek trauma yang berkepanjangan bagi korban.

“Untuk memulihkan akibat trauma tersebut sulit dan butuh proses serta bantuan beberapa pihak. Kasus ini akan menjadi perhatian Komisi E DPRD Jatim dengan harapan kedepannya tidak muncul kasus serupa,” harap mantan ketua DPRD Kab Kediri ini.

Ditambahkan oleh Renny, yang tidak kalah penting adalah akar masalah atau regulasi dan tata kelola panti asuhan tersebut. “Secara umum regulasi dan tata kelola di seluruh panti asuhan di Jatim perlu ditinjau kembali, apakah sudah sesuai standar apa belum, agar kasus-kasus serupa tak muncul dikemudian hari,” terangnya.

Sekedar diketahui, beberapa hari belakangan ini muncul sebuah video yang menjadi viral dimana dalam video tersebut anak asuh di sebuah panti asuhan di Malang mengalami penganiayaan dan pemukulan secara beramai-ramai.

Ironisnya, sebelum dilakukan penganiayaan, korban juga mengalami pencabulan oleh pengelola panti asuhan. Viralnya kasus tersebut menjadi perhatian serius kalangan DPRD Jatim. (pun)

Leave a reply