Teatrikal Kisah Pencipta Lambang NU Bakal Tampil Di Auditorium Universitas Ciputra

Kisah Pencipta Lambang NU Kiai Ridwan Diselenggarakan PCNU Kota Surabaya untuk peringati HSN 2021
0
123


SabdaNews.com
– Sepenggal kisah Kiai Ridwan Abdullah pencipta lambang NU bakal dikisahkan dalam sebuah drama teatrikal pada Selasa (26/10) nanti di Auditorium Universitas Ciputra. Judul acara yang diangkat adalah ‘Kanvas Sunyi Kiai Ridwan’.

Penyelenggara acara adalah dari PCNU Kota Surabaya dengan melibatkan Lesbumi NU serta PC Ansor Kota Surabaya. Sebelum acara dimulai digelar konferensi pers di kantor PCNU Kota Surabaya, Minggu (24/10/2021. Hadir secara langsung Gus Sholahuddin Azmi selaku cucu dari Kiai Ridwan Abdullah serta para pemeran yang nantinya akan tampil di atas panggung.

Gus Hudin sapaan akrab Sholahuddin Azmi menyampaikan rasa terima kasihnya pada Lesbumi dan Lembaga Perekonomian PC NU atas acara kegiatan seni drama teatrikal di Hari Santri Nasional tahun 2021 ini. Dimana film dan juga musik akan dipadukan jadi satu nantinya.

“Tentang sejarah pembuatan lambang NU tak semua tahu lika-liku dan suka-dukanya. Kiai Ridwan diminta Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy’ari ciptakan lambang NU,” ujarnya.

Dalam acara ini Gus Hudin berharap agar ada sesuatu yang bisa diambil dan disuri tauladani. Yaitu, ahklak dan adab para Kiai NU yang menjadi kisah utama dalam drama teatrikal ini.

Gus Hudin juga mengomentari banyaknya pemain muda dalam drama teatrikal. Menurut dia itu sengaja dipilih. “Pemain masih muda, karena di tahun 2026, NU bukan gerakan kiai sepuh tapi muda. Usia kiai Ridwan 40 tahun, Mbah Wahab Chasbullah 37 tahun, Kiai Mas Alwi juga,” bebernya.

Pada sesi dialognya juga nanti akan dibuat semirip mungkin. “Apa adanya ada yang panggil kang, ji dan mas kecuali Hadratus Syeh Kiai Hasyim,” tegas dia.

Karena para pendiri NU ini dahulunya, jelas Gus Hudin masih satu lembaga pendidikan. Yakni, berkumpul di Pondok Demangan milik Syaikhona Cholil di Madura.

“Bentuk panji bukan bendera. Liat dramanya biar tahu proses Kiai Ridwan ciptakan lambang. Istikhoroh berkali-kali, karena mintanya Kiai Hasyim Haiba agar bagaimana tak ketinggalan zaman,” imbuh dia.

Sementara itu M. Mundzir pemeran dari Kiai Ridwan Abdullah mengaku dengan keyakinan tinggi menerima peran tersebut. “Karena sudah perintah kiai. Mau tidak mau harus siap,” pungkas pemuda berpenampilan keren ini. (pun)

Leave a reply