Bendungan Gongseng Impounding Dan Siap Difungsikan

0
85

BOJONEGORO,SabdaNews.com – Bendungan Gongseng di Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro siap difungsikan. Bupati Anna Mu’awanah meresmikan dimulainya pengisian awal atau impounding bendungan gongseng, Rabu (22/9/20021).

Acara dihadiri oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Forkopimda, Dandim 0813, Kapolres yang diwakili Wakapolres, DPRD, Kajari, kepala OPD, tokoh masyarakat serta tamu undangan dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, langkah membangun bendungan sudah tepat, yakni perhatian pemerintah pusat terhadap penyediaan dan pengendalian air. “Sebab jika penyediaan saja bisa over suplai yang artinya terjadi banjir. Pengendalian sekaligus mengatur ketersediaan air,” kata Bupati Anna.

Masih dalam sambutannya, Bupati mengatakan Kabupaten Bojonegoro juga memiliki minyak dan gas bumi (migas). Dengan adanya Bendungan Gongseng, jadi seimbang antara kebutuhan migas dan juga kebutuhan air. Selain itu, bendungan ini juga bisa mengairi beberapa kecamatan. Oleh sebab itu, selain sumber daya alam, sumber daya pertanian sesuatu yang tidak dapat dihindari adalah kebutuhan akan air.

“Maka atas nama Pemkab Bojonegoro, tidak hentinya saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang hari ini pelaksana adalah BBWS atas terselesainya Bendungan Gongseng.” ujarnya.

Masih menurut Bupati, Karena Bojonegoro juga merupakan lumbung pangan nomer tiga. Harapannya, dengan keberadaan Bendungan Gongseng, produksi tanaman pangan dapat melebihi kabupaten lain.

Bupati berharap dengan adanya bendungan ini pemenuhan kebutuhan pertanian dapat terpenuhi dan produksi pertanian meningkat,

Sementara Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudianto melaporkan bahwa pembangunan bendungan gongseng sudah mencapai 98%, bendungan gongseng merupakan salah satu proyek strategis nasional yang ada di Bojonegoro. Ini disampaikan pada saat pengisian awal bendungan gongseng, hari ini Rabu (22/9/2021).

Bendungan yang dibangun dengan tinggi total 34 meter tersebut akan menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik. Selain itu, juga akan meningkatkan intensitas tanam sebesar 250%. Tidak hanya sebagai pengendali banjir, yang dapat mereduksi hingga 121,18 m3/detik, bendungan tersebut dapat mendukung pengembangan di sektor pariwisata.

Agus menambahkan bendungan gongseng ini memiliki kapasitas tampungan total sebesar 22,43 juta M³ dengan tampungan efektif sebesar 14,75 juta M³. Bendungan ini juga akan berikan layanan irigasi di Pacal untuk 6 kecamatan, Sumberejo, Kanor, Balen, Kepohbaru, Baureno dan air baku rata-rata 300 liter/detik untuk 4 kecamatan. Diantaranya adalah Sugihwaras, Temayang, Sukosewu, dan Kedungadem. Terangnya.

Keberadaan bendungan gongseng menjadi angin segar bagi Kabupaten Bojonegoro. Senada dengan yang disampaikan Kepala BBWS Bengawan Solo selain sebagai pengendali banjir dan juga wisata.(ek)

Leave a reply