Arahan Bupati Gresik Gus Yani Untuk Maksimal Semua Potensi Desa Dalam Menekan Lonjakan Covid-19

0
141

GRESIK, SabdaNews.com- Forkompinda Kabupaten Gresik (Bupati Fandi Ahmad Yani, SE., Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail, S.Sos, Mi. Pol., ) beserta rombongan melakukan peninjauan ke posko Darurat IV di Kecamatan Cerme, Kamis (22/7/3/2021).

Hal ini dilakukan untuk melakukan evaluasi sekaligus memberikan arahan pada petugas dengan melibatkan Camat dan Kades se empat kecamatan yakni Cerme, Duduk Sampeyan, Benjeng dan Balongpanggang.
Acara tersebut juga dihadiri koordinator Posko Darurat Zainal Abidin (Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Gresik) dan juga Relawan posko darurat (Posko IV).

Saat membuka acara tersebut Camat Cerme Suyono menyampaikan bahwa Kecamatan Cerme yang menjadi titik aktifitas di Posko IV. “Kecamatan Cerme telah memaksimalkan dan selalu membaur dengan team yang bertugas dengan memberlakukan piket perwakilan dari desa,” ujarnya

Pria yang akrab dipanggil Yono itu juga berharap desa benar benar bisa memanfaatkan dana desa sebaik mungkin sesuai kemanfaatanya termasuk dalam penanganan Covid di desa.
“Arahan dari Pak Bupati bisa meringankan beban, karena empat kecamatan ini bisa saling bergotong royong,” tegasnya.

Saat memberikan arahan Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan langsung karena dirasa sangat penting guna koordinasi dan komunikasi serta untuk menyatukan mindset terkait penanganan Covid melalaui posko darurat ini.


“sehingga tidak sia sia dibuat posko darurat dan terpenting lagi tidak jalan sendiri-sendiri alias perlu kerja sama dan gotong royong,” ujar pria yang akrab di panggil Gus Yani.
Bupati Milenial itu juga memerintahkan untuk bahu membahu dan kerjasama serta gerak cepat pihak desa dalam penanganan permasalahan yang ada.

“termasuk pemenuhan kebutuhan para isoman khususnya logistik makan maupun obat dan Pemerintah kabupaten Gresik sudah menyediakan melalaui puskesmas dan ini perlu dimaksimalkan sebab masih banyak obat atau vitamin yang disediakan tidak terserap lantaran desa kurang respon terhadap hal tersebut,” tegasnya.
Menanti dari Gus Ali Sidoarjo itu juga berharap desa memaksimalkan peran semua pihak Kartar, PKK, atau unsur lain yang ada.

“agar semua bisa teratasi dan tujuan penanganan sesuai dengan harapan dan lonjakan bisa ditekan bahkan tidak ada lagi yang terpapar atau meninggal karena Covid, dan solusinya ada ditingkat bawah RT atau RW termasuk penanganan isoman itu sendiri sebab kapasitas rumah sakit dan puskesmas sudah overloud,” tambahnya

Menyinggung terkait pencairan anggaran dana desa Gus Yani akan segera memproses pencairan dana desa sesuai dengan tahapan, namun harus tepat sasaran khususnya Isoman dan masyarakat terdampak.

Gus Yani mengajak untuk meningkatkan semangat gotong royong agar tujuan mulia ini tercapai sesuai dengan harapan.
“Menyelamatkan satu nyawa sama halnya menyelamatkan semua orang, sesuai dengan firman Alloh SWT Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya(QS. Al Maidah: 32),” ucapnya mengutip sebuah ayat Alqur’an.

Sekali lagi Gus Yani menekankan agar semua menghilangkan ego sektoral dan bangun semangat rotong royong, semoga wabah ini segera berakhir sembari mengajak untuk tetap berikhtiar dan berdoa.

Setelah Gus Yani pencerahan dan paparan terkait penanganan disampaikan oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Camat Benjeng Suryo Wibowo, Kepala Inspektorat Gresik Edy Hadisiswoyo, Dan Koordinator Posko Darurat Zainal Abidin.(Luck)

Leave a reply