Lilik Hidayati Harap Dishub Kondisikan Parkir-Parkir Liar

oleh -30 Dilihat

GRESIK,SabdaNews.com – Maraknya parkir liar dan tak berizin menjadi perhatian khusus anggota komisi II dari Fraksi Amanat-Pembangunan Hj. Lilik Hidayati, SE. Hal ini disampaikan wanita yang akrab dipanggil Bu Lilik saat sedang melakukan sosialisasi perundang-undangan (Sosperda) tahap III tahun 2021 di kediamannya, Sabtu (17/7/2021).

“parkir-parkir liar masih banyak, maka tugas dishub harus menekannya,” ujarnya kepada media.
Tentunya, menurut Bu Lilik dengan maraknya parkir liat tidak berizin tersebut, potensi pendapatan daerah melalui restribusi dan pajak parkir jadi menurun akibat adanya kebocoran.

“Terkait dengan restribusi dan pajak parkir, maka diharapkan dishub mengkondisikan parkir-parkir agar seseuai dengan aturan,” tambahnya.
Selain, politis wanita yang sudah 3 kali menjadi anggota legislatif itu berharap peran aktif masyarakat membantu pemerintah dalam mengatasi problem parkir.


“Peran masyarakat juga iya, kemudian dishub juga memantau bagaimana kondisi lapangan, jangan jika ada sambatan (keluhan) baru turun,” pungkasnya.

Hj. Lilik Hidayati, SE bersama H. Khoirul Huda, S.Ag menjadi nara sumber dalam acara sosperda tersebut dengan materi : 1. Perda Kab. Gresik No. 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan dan Restribusi Parkir. 2. Perda Kab. Gresik No. 4 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan dan Restribusi Pengujian Kendaraan Bermotor. 3. Perda Kab. Gresik tentang Penyelenggaraan Jaringan Utilitas.

Dalam sosperda tersebut juga disampaikan Surat Edaran Bupati Gresik Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Gresik.
Sosperda dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan dan aturan yang berlaku dan diawali dengan pembacaan Yasin dan Tahlil untuk mendoakan kader dan para korban Covid-19 yang telah meninggal dunia. (Luck)

Baca Juga:  Jelang Rakerda, DPD Golkar Gresik Targetkan Kemenangan Pada Pemilu 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.