LIRA Jatim Adukan Kerumunan Ultah Gubernur Khofifah ke DPRD Jatim

0
518

– Gelar tahlilan nunggu kunjungan Pangarmada II

SabdaNews.com – Puluhan orang yang bergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur mendatangi kantor DPRD Jatim, Senin (24/5/2021) untuk aundensi dengan pimpinan DPRD Jawa Timur untuk menyikapi kasus perayaan ulang tahun Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Grahadi yang video dan beritanya viral di media sosial karena dinilai tidak memiliki sense of crisis terhadap kondisi Pandemi Covid-19.

Sayangnya, kedatangan LIRA bersamaan dengan agenda kunjungan Panglima Armada II ke DPRD Jatim, sehingga massa aksi harus menunggu sampai acara tuntas. Namun massa aksi tak sabar, sehingga sambil menunggu mereka berorasi dan menggelar tahlil di lobby DPRD Jatim.

Juru bicara aksi, Asraf selaku Wali Kota LIRA Surabaya mengatakan bahwa maksud kedatangannya untuk mewakili sebagian masyarakat Jawa Timur yang kecewa terhadap acara yang dilakukan oleh Provinsi yakni perayaan ultah Gubernur Khofifah.

Ironisnya dalam acara itu kelihatan kerumunan massa dan terkesan pesta karena menghadirkan artis Ibu Kota Katon Bagaskara di kompleks rumah dinas gubernur beberapa waktu lalu. Padahal masyarakat Jatim ini dalam masa pandemi yang saat ini perlu diperhatikan adalah semua menjaga, keterlibatan antara masyarakat dan unsur dari pemerintah.

“Tapi justru Gubernur Jatim sebagai pemimpin kita ini malah melakukan acara ultah yang meresahkan kita semua. Jadi aksi ini sebenarnya bentuk kekecewaan, massyarakat,” ,” kata Asraf selaku Wali Kota LIRA Surabaya.

Pihaknya pun mengadukan ke DPRD Jatim atas perbuatan yang dilakukan Gubernur Khofifah. Hal itu sebagai bentuk protes dengan membaca tahlil dan doa bersama.

“Ini bentuk protes kita, kita baca tahlil juga disini. Jangan sampai hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Yang di bawah ditindak tegas, yang di atas tidak ada tindakan tegas,” tegas Asraf.

Kenapa tidak mengadukan langsung ke Grahadi sebagai tempat acara ultah Gubernur Jatim, Asraf tidak menjawab detail. “Kita kesini untuk menggugah pimpinan DPRD Jatim. Setelah ini kami ke Polda Jatim,” pungkasnya.

Pada kesempatan sama, Sekretaris Wilayah (Sekwil) LSM LIRA Jatim, Mahmudi Ibnu Khotib menambahkan bahwa siapa pun yang melanggar hukum harus diusut tuntas oleh aparat penegak hukum dan jangan sampai tebang pilih.

“Kalau Polda Jatim tidak segera memproses, maka kami akan mendatangi Mapolda Jatim, bersama anggota dan relawan LIRA se-Jawa Timur,” ancam Ibnu Khotib.

Aktivis asal Bangkalan yang pernah dibacok karena sering mengkritisi Bupati Bangkalan Alm. KHR.Fuad Amin ini mengaku miris, karena even ulang tahun Gubernur Khofifah ini dapat melukai perasaan masyarakat Jawa Timur.

“Sebab saat perayaan Idul Fitri 1442 H, Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik dan memaksa masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Tapi yang memberi perintah justru melanggar sendiri,” pungkas Ibnu Khotib.

Belum sempat ditemui pimpinan DPRD Jatim, massa LIRA Jawa Timur meninggalkan kantor DPRD Jatim dengan kekecewaan. Mereka bergegas menuju Mapolda Jawa Timur untuk melaporkan peristiwa kerumunan di rumah dinas gubernur Jawa Timur supaya ditindaklanjuti aparat penegak hukum. (tis)

Leave a reply