Tampil di JTV, Kades Abdul Halim Berharap Pemerintah Bijak Atasi Dampak Pandemi di Dunia Pariwisata

0
104

Kades Abdul Halim (AHA) saat diundang sebagai narasumber di acara Dialog JTV Jatim Bangkit. (ft.abdul salim/SabdaNews.com)
GRESIK,SabdaNews.com- Kades Sekapuk Ujungpangkah Gresik Abdul Halim kembali tampil di layar kaca. Usai diundang secara khusus di acara Kick Andy Show Metro TV Jakarta, kini Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini kembali tampil memukau di stasiun televisi JTV Surabaya, Senin petang (10/5/2021).
Selain mengundang Kades Abdul Halim (AHA), gelar wicara Dialog JTV Jatim Bangkit dengan presenter Imam Dwi ini juga menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Mojokerto, Amat Susilo dan Managing Director Monas Tour and Travel, Monas Tjahjono.
“Tema besar yang kita angkat dalam Dialog JTV Jatim Bangkit kali ini adalah ‘Wisata Lokal, Larangan Mudik, Berkah atau Bencana?’,” ujar Imam Dwi saat membuka program Dialog Jatim Bangkit di Studio JTV, Jalan Ahmad Yani 88 Surabaya.
Dalam gelar wicara tersebut, tanpa tedeng aling-aling, Abdul Halim yang dikenal vokal dan berani bersuara lantang ini berharap agar pemerintah bijak dalam mengatasi dampak pandemi, khususnya di dunia pariwisata.
“Pemerintah harus bijak memikirkan solusi terbaik agar dampak pandemi ini bisa segera teratasi. Mari kita pikirkan bersama untuk bangkit dari pandemi, sehingga perekonomian masyarakat tidak kian terpuruk,” cetus AHA sapaan akrab Abdul Halim penuh semangat.
Lebih lanjut AHA menegaskan, makanya di saat pemerintah melakukan upaya larangan mudik pada Idul Fitri 1422 H, masyarakat harus bisa menyikapi dengan pikiran terbuka dan positif. Jangan biarkan pandemi membuat kita frustasi. Mari tingkatkan imun dan iman dengan berwisata ke Setigi bersama keluarga tercinta.
“Jangan takut, wisata aman dan halal ya wisata alam Setigi (Selo Tirto Giri), hanya ada di Desa Sekapuk Ujungpangkah Gresik. Kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari cek suhu badan dengan thermo gun, wajib pakai masker, cuci tangan, dan tidak berkerumun saat berada di area wisata. Dan yang tak kalah penting bawa uang untuk beli tiket, agar roda ekonomi tetap berputar sebagai upaya bangkit dari pandemi melalui sektor pariwisata,” tandas pria berambut gondrong sang pencetus Wisata Setigi dan Agro Wisata Kebun Pak Inggih ini. (lim*)

Leave a reply