Kemendag Fasilitasi MoU Senilai AUD 6 Juta Antara Pertamina Lubricant dengan ASV

0
74

  • Akselerasi pemanfaatan IA-CEPA bagi industri otomotif

SYDNEY AUSTRALIA – Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center
(ITPC) Sydney memfasi]itasi penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) antara Business Auto Solutions Pty Ltd (BAS) selaku distributor utama pelumas produksi Pertamina dengan ASV Euro Car Parts Pty Ltd (ASV) senilai AUD 6 juta. 

Dalam Mou ini, BAS menunjuk ASV sebagai distributor eksklusif produk pelumas Pertamina untuk segmen bengkel (workshop) seluruh wi]ayah Australia dan Se]andia Baru. Penandatanganan dilaksanakan di kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney pada Kamis (18/3/2021) lalu.

Mou ditandatangani CEO BAS Christian Liadinata dan CEO ASV Vic Soghomonian. Penandatanganan juga disaksikan Duta Besar Rl untuk Australia dan Vanuatu Kristiarto Legowo, P]h. Konjen Rl Sydney Trisari Paramita, Atase Perdagangan Rl Canberra Agung Wicaksono, Kepala ITPC Sydney Ayu Siti Maryam, dan Manajer Perwakilan PT Pertamina Lubricants di Australia Taufiq Setyawan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan mengungkapkan, implementasi
Indonesia Australia Comprehensif Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) pada 5 Juli 2020 lalu membuka peluang akses barang dan jasa. Salah satunya dengan kemudahan fasilitas bebas bea masuk bagi produk Indonesia termasuk produk otomotif.


“Kemendag menyambut baik penandatanganan kerjasama ini, terutama dalam rangka akselerasi pemanfaatan skema IA-CEPA bagi industri otomotif Indonesia,” ujar Kasan via rilis Selasa (23/3/2021).


Kasan juga berharap kalangan dunia usaha Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia.

“MoU ini merupakan awal yang bagus bagi Pertamina Lubricant untuk memasarkan produk Indonesia di pasar Australia secara lebih luas melalui jaringan distributor BAS dan ASV,” tandasnya.


Senada dengan Kasan, Kristiarto mengungkapkan, penandatangan MoU ini merupakan bukti nyata
bahwa IA CEPA telah membawa kedua negara menjadi lebih dekat secara ekonomi. “Kalangan 
dunia usaha Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia,” ungkapnya.

Sementara Christian menyampaikan, pasar pelumas otomotif di Australia sangat kompetitif dan telah dipenuhi oleh 50 merek baik lokal maupun global. BAS selaku distributor utama Pertamina Lubricants menerapkan strategi ulang dengan melibatkan jaringan 300 bengkel di Sydney Metro. 

“Pasar Australia memiliki tantangan yang besar, namun peluangnya juga besar bagi Pertamina Lubricants. Kami lebih dari siap untuk memperluas jangkauan pasar kami secara nasional melalui koloborasi dengan mitra bisnis seperti ASV,” ungkap Christian.


Sementara itu Vic menambahkan, ASV telah menyatakan minat untuk bekerja sama dengan BAS dalam percepatan ekspansi Pertamina Lubricants di segmen bengkel di Australia dan Selandia Baru. 

“BAS merupakan salah satu mitra penting bagi ASV. Untuk itu, ASV akan memberikan dukungan yang signifikan bagi BAS untuk memperluas Pertamina Lubricants di Australia. Kami telah bekerja sama dengan produsen pelumas dari banyak negara, namun ini merupakan kemitraan pertama dengan Indonesia,” tutupnya.

ASV merupakan pemimpin industri di pasar suku cadang mobil pabrikan Eropa di Australia selama lebih dari 35 tahun. Jaringan bisnis ASV yang luas, infrastruktur dan basis pelanggan bengkel yang ada di semua negara bagian Australia dan Selandia Baru akan membantu BAS dalam memperluas pasar Pertamina Lubricants di Australia. 

ASV akan mulai efektif beroperasi sebagai distributor eksklusif dari Pertamina Lubricants mulai 1 April 2021. Kemitraan dengan perusahaan Indonesia ini merupakan pertama kalinya bagi ASV. (pun)

Leave a reply