H Subianto Pimpin Perbaikan Infrastruktur Rusak Akibat Banjir Bandang

0
55

SabdaNews.com – Puncak musim penghujan, nampaknya banyak menyebabkan bencana alam di sejumlah daerah di Jatim. Tak ayal, para wakil rakyat yang duduk di DPRD Jatim juga ikut turun tangan mengatasi atau meringankan dampak bencana yang dialami masyarakat yang ada di daerah pemilihan. 


Diantara anggota DPRD Jatim yang turun ke lokasi bencana sekaligus menggelar  aksi kerja bakti untuk membersihkan kotoran atau sisa-sisa ranting pohon yang ikut terbawa arus saat banjir bandang menerjang Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri pada, Minggu (10/1/2021) adalah H Subianto.


Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu menjelaskan bahwa dua hari lalu Desa Besowo diterjang banjir bandang sehingga berdampak saluran air bersih di desa tersebut rusak dan jebol.

”Karena rusak, saat ini dilakukan kembali pembangunan saluran air bersih yang hancur karena diterjang banjir bandang tersebut,” kata politisi asal Pare Kediri ini.


Dalam kerja bakti tersebut, Subianto juga melibatkan warga sekitar dan relawannya  memanfaatkan material sisa letusan Gunung Kelud digunakan untuk membangun infrastrutur yang mengalami kerusakan.


”Selain saluran air bersih, kami upayakan infrastruktur lainnya yang rusak dengan material sisa letusan Gunung Kelud  kita perbaiki. Semua bersinergi untuk bersama-sama membangun dampak banjir bandang tersebut,” kata anggota Komisi B DPRD Jatim saat dikonfirmasi di Surabaya.


Diungkapkan  Subianto, di Desa Besowo setidaknya ada tiga jembatan yang rusak diterjang banjir bandang dari lereng Gunung Kelud tersebut. Diantaranya,  Jembatan Kali Tengah di Dusun Besowo Timur; Jembatan Jaban; dan Jembatan Sekuning. 


”Sekarang ini sedang juga diupayakan pengerjaannya, karena fungsi jembatan itu cukup vital untuk pengangkut hasil pertanian ke pasar dan juga distribusi air bersih,” dalih Subianto. 


Untuk perbaikan dalam skala besar, lanjut Subianto pihaknya akan memperjuangkan melalui alokasi APBD Jatim dalam PAK atau APBD murni 2022 mendatang. “Memang ada rencana kita mintakan bantuan dari provinsi untuk perbaikan lebih lanjut, khususnya perbaikan untuk sistem irigasi,” tambahnya. (pun)

Leave a reply