88 KK  Warga Kelurahan Sidokumpul Gresik Terancam Digusur

0
196

GRESIK,SabdaNews.com- Puluhan orang bergerombol menyaksikan proses ukur tanah oleh petugas BPN Gresik, Sedikitnya 88 kepala keluarga (KK) Kelurahan Sidokumpul, Gresik yang tinggal di belakang Toko Bangunan 158 Jalan Panglima Sudirman terancam digusur. Mereka ditengarai menyerobot tanah milik orang lain.

Tanah seluas 5.630 meter persegi itu, sempat terbengkelai sejak tahun 1996 karena ada permasalahan. Selanjutnya, setelah diproses ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik. Pihak ahli waris meminta kembali tanah yang saat ini dihuni 88 kepala keluarga.

Lurah Sidokumpul S.Rasjid mengatakan, berdasarkan bukti surat petok D nomor 925 di kelurahan. Luas tanah 5.630 meter persegi itu, atas nama tiga orang. Yakni,  Mas Murdi’ah, Robiatul Adawiyah, dan A.Buchori Rachman.

“Sesuai dengan bukti surat petok D ada salah satu ahli waris mempertanyakan tanah yang dihuni 88 kepala keluarga dengan membawa bukti surat kuasa,” katanya, Kamis (22/10).

Masih menurut S.Rasjid, tanah yang dihuni warganya sesuai dengan petunjuk surat. Namun, ada sebagian yang dijual dan itu tertera di surat riwayat tanah letter C.

“Sebagai kepala kelurahan saya berharap diselesaikan secara kekeluargaan dengan aturan yang ada. Sebab, hal ini menyangkut ada 80-an kepala keluarga yang sudah bertahun-tahun tinggal di tanah tersebut ada yang membeli secara tunai, dan ada yang diangsur,” ujarnya.

Sementara itu, Andy Buchori (44) warga Jalan Fakih Usman 17/01 Gresik,  selaku ahli waris menuturkan, dirinya berharap tanah yang ditempati puluhan orang itu diminta kembali sesuai prosedur.

“Saya hanya menuntut hak saja, sedangkan tanah yang sudah terjual sesuai prosedur tidak apa-apa, dan masalah ini saya proses di kantor BPN,” ungkapnya..

Lebih  lanjut Andy Buchori, memanggil dua petugas BPN guna mengukur kembali luas tanah yang diwariskan ke dirinya. Kedua petugas tersebut dengan membawa alat ukur tanah, mengukur kembali tanah seluas 5.630 meter persegi tersebut. ( ali/lim)

Leave a reply