Baju Putih dan Songkok Hitam Paslon Qosim – Alif di Surat Suara Bermakna Religius Sekaligus Bernilai Kerakyatan

0
60

Baju Putih dan Songkok Hitam Paslon Qosim – Alif di Surat Suara Bermakna Religius Sekaligus Bernilai Kerakyatan

GRESIK, SabdaNews.com– Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim – dr. Asluchul Alif resmi menandatangani desain surat suara yang bakal digunakan dalam Pilbup Gresik tahun 2020 pada tanggal 9 Desember mendatang. Pak Qosim dan Dokter Alif tiba di Kantor KPU Gresik secara bergantian, Jumat (16/10/2020).

Diketahui bahwa approval atau persetujuan desain surat suara paslon bupati dan wakil bupati ini merupakan tahap terakhir, setelah beberapa waktu lalu masih diberikan kesempatan jika masih ada perubahan desain dari masing-masing paslon. “Alhamdulillah (Qosim-Alif) sudah sesuai dengan hati dan selesai desain, semoga lancar semuanya,” kata Cabup Pak Qosim usai menandatangani persetujuan desain surat suara di Kantor KPU Gresik Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo sore tadi.

Lebih lanjut Cabup nomor urut 1 ini menjelaskan, di balik pakaian yang dikenakan bersama Dokter Alif pada surat suara telah memiliki makna tersirat. Songkok Hitam, kata Pak Qosim, Gresik adalah daerah yang mempunyai banyak pengrajin songkok.

Bahkan produk dari UKM Gresik ini tidak hanya digemari para pejabat tinggi di Indonesia. Namun juga mampu menembus ke pasar ekspor mulai Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia hingga Timur Tengah.

“Jadi selain menjadi identitas nasional, songkok juga menjadi ciri khas Kabupaten Gresik. Karena di Gresik banyak pengrajin songkok seperti di Bungah dan juga kawasan kota,” imbuhnya.

Dengan demikian, pemakaian songkok tersebut juga menjadi tanda kepedulian paslon QA terhadap perkembangan UMKM Gresik. Hal ini pun selaras dengan visi misi Qosim-Alif, salah satunya akan menghadirkan ‘Kartu UMKM Bangkit’ yang dapat membantu dari sisi permodalan dan pemasaran produk.

Sedangkan ‘Baju Koko Putih’ lebih dekat dengan makna religious dan merakyat. Artinya, pakaian tersebut di kalangan masyarakat cukup familier.

Hal ini menandakan bahwa paslon Qosim-Alif tidak menciptakan jarak dengan warga masyarakat. Tapi justru sebaliknya. Pak Qosim dan Dokter Alif lebih suka merakyat.

Komitmen itu dibuktikan dengan program atau visi misi yang diusungnya banyak berbicara tentang kerakyatan. Sehingga nantinya masyarakat Gresik bisa ‘Ayem Tentrem’ sesuai slogan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati nomor urut 1, Qosim-Alif. (luck/Lim)

 

Leave a reply