Untuk Dongkrak Wisata di Desa, DPRD Gresik Siapkan Regulasi Baru

0
84

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Setigi (kerin ikanto/bhirawa)

GRESIK, SabdaNews.com- Untuk mengembangkan  wisata yang ada di desa,  DPRD Gresik telah siapkan regulasi baru. Sebab, sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik belum punya payung hukum sebagai cantolan hukum untuk pencairan dana APBD untuk pengembangan wisata di desa-desa.

Terkait regulasi itu disampaikan  oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, belum lama ini. Diketahui, di Gresik sebenarnya banyak desa -desa yang punya wisata yang bisa dikembangkan. Salah satunya yang sudah terkenal adalah wisata Selo Tirto Giri (Setigi) di Desa Sekapuk Kec. Ujung Pangkah.

Wisata Setigi  di Desa Sekapuk, Kec. Ujung Pangkah, Kab. Gresik. (kerin ikanto/bhirawa)

Wisata  yang memanfaatkan lahan bekas tambang dan pembuangan sampah itu mampu menjadi “Desa Miliader” karena penghasilan dari wisata ini mencapai miliaran rupiah dalam setahun. Tingkat kesejahteraan masyarakat setempat pun meningkat setelah ada wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut. Begitu juga dengan wisata pantai di Desa Dalegan Kec. Panceng.

“Kami ingin menumbuhkan desa-desa mandiri lain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik melalui pengembangan wisata desa,” tandas Syahrul.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk merealisasikan regulasi ini, selain itu melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah sebagai referensi.”Wisata desa ini mampu menjadikan desa semakin mandiri, dampaknya perekonomian masyarakat pun terdongkrak,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mewacanakan jika sejumlah wisata desa terbangun dengan baik, akan ditata terkait paket wisata di Gresik, sehingga dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wisata Setigi menjadi satu-satunya sektor wisata yang tumbuh di tengah wabah Covid-19. Ini bukti jika wisata desa mampu menciptakan desa yang tangguh dengan kemandirian ekonomi.”Melalui alokasi dana pada APBD, kami yakin akan banyak wisata desa di Gresik yang akan bermunculan,” tutupnya. (adv/eri)

Leave a reply