Bapem Perda DPRD Jatim Berikan Apresiasi Kepada Kapolda

0
248

– Inisiator revisi Perda No.1 tahun 2019 tentang Ketentraman Masyarakat

SabdaNews.com – Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.S,i didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menerima audiensi dengan Bapem (Badan Pembentukan ) Perda (Peraturan daerah) DPRD Jatim di Gedung Tribrata, lantai 2 Mapolda Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menuturkan, bahwa Provinsi Jatim ini menjadi Provinsi yang aman dan kondusif. Selain itu, terkait dengan penanganan Covid-19 di Jatim bisa terlaksana dengan aman dan konfusif berkat adanya campur tangan anggota DPRD Jatim, sehingga Polda Jatim, sangat memberikan apresiasi sepenuhnya.

“Anggota DPRD Jatim ini menjadi peran penting dalam penanganan Covid-19 di Jatim. Dimana, DPRD Jatim mengeluarkan Perda Nomor 2 Tahun 2020, tentang penanganan Covid-19,” kata Kapolda Jatim, Irjen Moh. Fadil Imran, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, Koordinator Bapem Perda DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjutak yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jatim menyatakan bahwa pihaknya sangat kagum dan apresiasi kepada Kapolda Jatim. Jendral bintang dua ini, sangat memprioritaskan keselamatan warga Jatim di saat Pandemi Covid-19.

“Saya dan teman-teman anggota Dewan Jatim sangat kagum dengan pak Kapolda Jatim, beliau mempunyai pemikiran yang baik di saat pandemi Covid-19,” kata politisi asal Partai Golkar.

Dijelaskan Sahat, kedatangan rombongan DPRD Jatim dari Bapem Perda ke Polda Jatim ini selain audensi juga ingin melanjutkan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik khususya menyangkut program-program legislasi.

Sebagaimana diketahui bersama, DPRD Jatim baru saja merevisi Perda No.1 tahun 2019 tentang ketentraman masyarakat, dimana salah satu masukan dari Polda Jatim adalah memasukkan pasal tambahan terkait penanganan Covid-19 sehingga penegakan protokol kesehatan di masyarakat memiliki payung hukum yang kuat, sehingga mata rantai sebaran covid-19 di Jatim bisa diputus dengan cepat.

“Saya ini ditelpon pak Kapolda awal bulan Juli, beliau mempertanyakan bagaimana cara bikin Perda untuk melindungi masyarakat. Dan ini yang membuat kami kagum dengan Kapolda Jatim,” ungkap Sahat Tua Simanjuntak.

Dari situ akhirnya kami berdiskusi dengan Pak Kapolda, dan koordinasi langsung kepada semua pimpinan ketua fraksi. Dan selanjutnya berproses, dan Kapolda Jatim meminta agar Perda ini bisa keluar tidak sampai satu bulan. Padahal pembuatan perda ini seharusnya 3-6 bulan.

Namun demi keselamatan masyarakat Jatim , Alhamdulillah Perda tersebut tidak sampai satu bulan sudah selesai. “Inilah yang menjadi apresiasi kami, dimana seorang Jendeal Polisi bintang dua berfikir keselamatan masyarakat. Yang seharusnya itu dilakukan oleh Birokrasi, semoga, apa yang menjadi cita -ita kita bersama bisa menjadikan Jatim lebih baik. Dan Pandemi Covid-19, bisa segera berakhir,” katanya.

Masih di tempat yang sama, ketua Bapem Perda DPRD Jatim Sabron Djamil Pasaribu menjelaskan bahwa revisi Perda tentang Ketentraman Masyarakat memang banyak dibantu pihak kepolisian. Bahkan Polda Jatim memberikan bantuan ahli hukum sehingga revisi perda bisa berjalan cepat.

“Keberhasiln Jatim menurunkan angka sebaran Covid-19 salah satunya berkat adanya payung hukum berupa Perda No.2 tahun 2020 tentang Ketentraman Masyarakat dimana ikut memasukkan pasal penegakan protokol kesehatan di masyarakat ke dalam Perda,” pungkas Sabron. (pun)

Leave a reply