Tim Kampaye Qosim-Alif Berharap Pilkada 2020 Merupakan Transisi Yang Edukatif  

0
61

 

GRESIK, SabdaNews.com- Setelah pendaftaran pasangan calon bupati (cabup) dan wakil bupati (cawabup) Gresik di KPU, tim kampanye masing-masing paslon sudah menyiapkan strategi. Salah satunya, Tim Kampanye Cabup dan Cawabup Gresik H. Moh. Qosim – dr. Asluchul Alif (QA) dengan memunculkan ide dari mobilisasi orang menjadi mobilisasi gagasan.

“Salah satu bentuk mobilisasi gagasan ini akan kami terapkan dengan open mic setiap hari rabu selama massa 70 hari kampaye,” terang Ketua Tim Kampanye Cabup dan Cawabup Gresik QA, Imron Rosyadi, saat dihadapan kopdar bersama wartawan, Sabtu (12/9/2020).

Pria yang juga sekretaris DPC PKB Kab. Gresik ini menegaskan, pihaknya tak ingin disaat wabah pandemi Covid-19 justru muncul klaster baru dari Pilkada. Untuk itu, kampaye model daring sangat ditekankan.

“Itu bentuk moralitas dan komitmen kami bersama dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Juga sebagai value edukasi kepada masyarakat,” tegas Imron, didampingi Sekretaris Tim Kampaye QA, Hariyanto.

Lebih lanjut, Imron menambahkan, gagasan-gagasan QA dengan tagline Gresik Ayem Tentrem selalu terbuka untuk didiskusikan. “Kami selalu membuka informasi. Bahkan visi misi QA kami bagikan kepada semuanya,” imbuhnya.

Berkaitan dengan open mic tiap hari Rabu, QA akan membahas persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Semisal program Kartu Tani Bangkit. “Pak Qosim dan mas Alif akan langsung mendiskusikan bersama petani. Baik problem dan solusi yang bisa dilakukan,” Sehingga diharapkan pilkada 2020 mendatang bisa dilewati sebagai proses transisi yang Edukatif. (Luck)

Leave a reply