Di duga Dukung Paslon Tertentu, ASN Dilaporkan Relawan KarSa ke Bawaslu

0
102

LAMONGAN.SabdaNews.com – Relawan Advokasi dan Hukum Pasangan KarSa melaporkan dugaan adanya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendukung atau terlibat dalam kegiatan mengarah ke salah satu Pasangan Calon (Paslon) ke Bawaslu Lamongan.

“Kami melaporkan adanya dugaan ASN yang terlibat mendukung salah satu paslon yang mengikuti kontestasi Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan 2020,” ujar Koordinator Relawan Advokasi dan Hukum, Ispandoyo.

Menurut dia, dugaan keterlibatan ASN tersebut karena melakukan adanya gerakan tangan yang menunjukkan sebuah simbol salah satu pasangan calon.

“Ada beberapa orang yang patut diduga berstatus ASN (Pegawai Honorer Daerah) Pemkab Lamongan menunjukkan simbol tangan salah satu paslon di depan Kios Penjual Jamu di STMJ Jalan Lamongrejo Lamongan,” kata dia.

Komisioner Bawaslu Lamongan Divisi Penindakan Pelanggaran, Amin Wahyudin menyatakan, pihaknya telah menerima video dan foto yang diserahkan oleh pelapor kepada Bawaslu.

Amin mengatakan, ini adalah Laporan pertama yang diterima oleh Bawaslu Lamongan pasca pendaftaran seluruh calon peserta Pilkada di KPU Lamongan.

“Maka sampai 5 hari ke depan, kami harus sudah menyelesaikan proses penanganan dugaan pelanggaran tersebut,” kata Amin Wahyudin, Kamis (10/9/2020).

Dia menjelaskan, kaitan hal yang dilaporkan adalah adanya dugaan sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Lamongan yang mengikuti dan mengantarkan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Sesuai Perbawaslu 14 tahun 2017, Bawaslu punya waktu 3 hari plus 2 hari untuk melakukan penanganan pelanggaran,” ujar Amin.

Menurutnya, apabila dari hasil kajian disimpulkan adanya dugaan pelanggaran. Maka pihaknya akan menyampaikan rekomendasi kepada instansi yang berwenang.

“Kepada Pasangan Calon dan Tim Pemenangan agar tidak melakukan upaya menarik dan memanfaatkan pejabat birokrasi ASN atau PNS kedalam proses dukung mendukung dalam penyelenggaraan pilkada,” terang dia. (adl)

Leave a reply