Survei ARC Indonesia, BHS Ditempel Ketat Nur Ahmad Syaifudin dan Ahmad Muhdlor Ali

0
229

– Elektabilitas Tertinggi Berpeluang Besar Ramaikan Pemilukada Sidoarjo

SabdaNews.com – Mendekati masa pendaftaran pasangan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah pada Pemilukada serentak 9 Desember 2020. Lembaga Survei Accurate Research & Consulting Indonesia (ARC Indonesia) merilis hasil survei Peta Elektabilitas Kandidat Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo serta Preferensi Pemilih Pilkada Sidoarjo 2020.

Rusman Hadi, Direktur Komunikasi Publik ARC Indonesia menjelaskan bahwa berdasar hasil survei yang dilakukannya, secara popularitas Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo lima besarnya adalah Nur Ahmad Syaifudin 78,88%, Ahmad Muhdlor Ali 78,18%, Bambang Haryo Soekarto (BHS) 76,36%, Muhammad Amir Aslichin 75,45%, dan Kelana Aprilianto 50,61%.

“Ada temuan yang menarik dari survei kami, yaitu meski popularitas paling tinggi ternyata tidak jaminan elektabilitas juga paling tinggi,” dalih alumnus paska sarjana Unair Surabaya saat dikonfirmasi Minggu (9/8/2020).

Hasil survei ARC Indonesia menyebutkan bahwa popularitas BHS berada diurutan ketiga, tapi justru pada Top of Mind pada tingkat elektabiltas calon Bupati Sidoarjo, posisi BHS justru memimpin daripada kandidat yang lain.

Top of Mind itu kata Rusman Hadi merupakan respon responden saat diwawancara secara spontan dengan kuisioner terbuka. Seandainya pemilihan Bupati Sidoarjo dilakukan hari ini siapa yang Anda Pilih?.

“Hasilnya malah mengejutkan yaitu secara berurutan sebagai berikut BHS 20,30%, Nur Ahmad Syaifudin 11,52%, dan Ahmad Muhdlor Ali 10%,” jelasnya.

Bahkan pada tingkat elektabilitas juga hampir sama, dimana BHS unggul dengan perolehan 20,30%, disusul Nur Ahmad Syaifudin 11,21%, Ahmad Muhdlor Ali 10,61%, Muhammad Amir Aslichin 5,15 %, dan Kelana Aprilianto 3,33%.

Selanjutnya untuk Calon Wakil Bupati Sidoarjo, elektabilitas Hedar Assegaf menempati peringkat tertinggi yaitu 5,15%, disusul Mimik Indayana 3,33%, Solichin 3,33%, Ainun Jariyah 1,82%, dan Tri Susilowati 1,21%.

Rusman juga menjelaskan mayoritas pemilih atau publik mempersepsikan BHS sebagai sosok yang tegas dan merakyat. “32,56% publik menilai Pak BHS ini tegas dan 20,73% publik menganggap Pak BHS ini merakyat. Dan Cak Nur juga 32,86% masyarakat menilai beliau berpengalaman,” katanya.

ARC Indonesia juga melakukan simulasi pasangan dengan 4 pasangan calon. Dari empat simulasi yang dilakukan, BHS juga selalu unggul, tetapi yang paling unggul saat BHS berpasangan dengan Hidar Assegaf yaitu BHS-Hidar Assegaf 20,00%, Nur Ahmad Syaifudin-Ahmad Muhdlor Ali 11,21%, Kelana Aprilianto-Mimik Indayana 3,94%, Agung Sudono-Sugeng Hariadi 0,30%.

“Disimulasi yang lain, BHS berpasangan dengan Ahmad Muhdlor Ali, berpasangan dengan Haries, dan perpasangan Muhammad Bahrul Amig juga tetap unggul, tapi angkanya dikisaran 19%,” tambah Rusman Hadi.

ARC Indonesia melakukan survei di Sidoarjo selama sepekan terhitung sejak 22 Juli- 28 Juli 2020. Sample yang digunakan sebanyak 400 responden, dengan margin error +/-5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dan menggunakan metode stratified multistage random sampling. (tis)

Leave a reply