FPKB DPRD Jatim Gelar Syukuran Harlah PKB ke 22

0
208

– Berharap bisa sapu bersih kemenangan pilkada serentak di Jatim

SabdaNews.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) ke 22, Kamis (23/7/2020). Pada momentum harlah tersebut, PKB menargetkan dapat menyapu bersih kemenangan) pilkada serentak di 19 kabupaten/kota 9 Desember 2020.

“Pada momentum Harlah PKB di usia 22 tahun, kami berharap PKB semakin mapan, semakin modern, semakin merit sistem, dan hoki (beruntung),” kata Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi saat dikonfirmasi di ruang FPKB DPRD Jatim, Kamis (23/7/2020).

Fraksi PKB di DPRD Jatim pun melakukan peringatan harlah secara sederhana. Acara diisi dengan pembacaan Yasin dan Doa Tahlil untuk para pendiri partai. Kemudian, dilanjutkan pemotongan tumpeng. Acara ini dihadiri oleh mayoritas anggota FPKB DPRD Jatim.

Fauzan berharap, sebagai partai yang lahir dari Nahdlatul Ulama (NU), PKB akan semakin eksis di tengah mayoritas pemilih Indonesia. Kerjasama antara PKB-NU yang semakin intens diharapkan akan mempermudah cita-cita bersama di antara keduanya.

“Sebagai partai yang dibidani NU, semoga PKB dan NU semakin solid. Sehingga, bisa menang mudah di setiap hajat politik,” kata Fauzan yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini.

Termasuk, untuk pelaksanaan pilkada di 19 kabupaten/kota di Jatim. Sebagai wilayah dengan basis massa nahdliyin yang kuat, calon yang diusung PKB selaiknya mendapat dukungan dari Ormas Keagamaan terbesar di Indonesia ini.

“Seluruh kabupaten/kota di Jatim memiliki akar Nahdliyin yang kuat. Oleh karenanya, kami berharap bisa semakin kompak, solid, dan pada akhirnya bisa sapu bersih kemenangan Pilkada serentak mendatang,” ujar Fauzan Fuadi.

Dari 19 kabupaten/kota di Jatim yang menggelar Pilkada serentak, lanjut Fauzan 10 diantaranya calon yang diusung merupakan kader internal PKB. Diantaranya, di Tuban, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Kab/Kota Kediri, Kab/Kota Blitar, Kab Malang dan Bondowoso.

Tak hanya target regional, PKB Jatim juga mendukung peningkatan suara partai secara nasional. Menurut Fauzan, perolehan secara nasional masih bisa ditingkatkan dengan mempertimbangkan jumlah pemilih muslim.

“Sebagai partai (bernafas) religius-nasionalis, jumlah pemilih PKB memang lebih banyak dibandingkan dengan partai Islam lainnya. Namun, apabila mempertimbangkan tipologi jumlah pemilih muslim, masih ada potensi yang bisa ditingkatkan,” ungkapnya.

“Belum lagi dengan NU yang juga ada di mana-mana. Kedekatan PKB dan NU akan semakin membesarkan PKB di masa depan,” imbuhnya.

Apabila hal itu bisa diwujudkan, maka target PKB berikutnya bisa ikut diwujudkan. Yakni, menjadikan kader PKB di pucuk pimpinan nasional. “Kedepan, semoga terpilih di pucuk pimpinan nasional. Partai rahmat lil alamin yang sesuai dengan simbol lebah, yang memberikan madu dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (pun)

Leave a reply