DPRD Jatim Usulkan Nakes RS Swasta Rujukan Covid-19 Dapat Insentif dari Pemprov

0
128

– Karena Rawan Terpapar Covid-19

SabdaNews.com – Setelah Komisi E DPRD Jatim mengkritisi rendahnya serapan dana insentif dari APBN bagi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani covid-19 lantaran mekanismenya terlalu rumit. Kini giliran wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak ikut angkat bicara.

Menurut politisi asal Partai Golkar, pihaknya berharap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan insentif kesejahteraan bagi yang berada di rumah sakit swasta yang digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Saat ini sudah saatnya tak membedakan rumah sakit milik Pemprov atau rumah sakit milik swasta. Semua adalah bersatu untuk penanganan covid-19. Saya mengusulkan kepada bu gubernur untuk memperhatikan kesejahteraan bagi nakes di rumah sakit swasta dengan memberikan insentif untuk mereka,” kata sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Rabu (1/7/2020).

Dijelaskan Sahat, penanganan Covid-19 membtuhkan kerja keras bersama tanpa ada perbedaan negeri atau swasta. ”Semuanya untuk kepentingan masyarakat dalam upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19. Kami minta gubernur juga memikirkan nasib mereka (nakes) yang berpeluang besar terpapar Covid-19,” harapnya.

Selain tenaga medis atau tenaga Kesehatan di rumah sakit swasta, lanjut Sahat, insentif juga diberikan kepada tenaga non medis yang ikut serta penanganan Covid-19 di rumah sakit rujukan covid-19.

“Mulai tenaga sopir ambulance, satpam di rumah sakit yang menangani Covid-19 hingga tukang gali kubur pasien Covid-19 juga harus diberi insentif oleh Pemprov Jatim. Mereka ini juga rawan terpapar Covid-19 sehingga layak diperhatikan penuh oleh Pemprov Jatim,” pungkas Sahat Tua Simanjuntak. (pun)

Leave a reply