Jatim Cetak Rekornas ke-8 Penambahan Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19

0
103

– Terkonfirmasi positif 4.112, PDP 6.071 dan ODP 24.090

SabdaNews.com – Perkembangan sebaran Covid-19 di Jawa Timur kembali melejit. Bahkan Jawa Timur kembali menambah rekor nasional ke 8 kalinya untuk penambahan jumlah kasus baru yang terkonfirmasi positif terbanyak di Indonesia dan semakin jauh meninggalkan posisi Jawa Barat (2.157) di peringkat ketiga yang digeser sejak 1 Mei 2020 lalu.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menggelar press conferen update perkembangan covid-19 Jatim di Malang mengatakan bahwa kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 hari ini bertambah sebanyak 173 kasus baru, sehingga akumulasinya menjadi sebanyak 4.112 kasus positif covid-19 di Jatim.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 548 orang dinyatakan sudah sembuh. Kemudian 3.208 orang masih dirawat dan sebanyak 337 orang yang meninggal dunia,” kata Khofifah Indar Parawansa, Rabu (27/5/2020).

Lebih jauh mantan Mensos ini menjelaskan bahwa penambahan kasus baru terkonfirmasi positif covid-19, terbanyak masih dari Kota Surabaya 98 kasus, disusul Kab Sidoarjo 23 kasus, Kab Gresik 19 kasus, Kab Kediri 16 kasus, Kota Malang 6 kasus, Kab Tulungagung 5 kasus, Kab Bangkalan 3 kasus, Kab Pasuruan 2 kasus, Kab Malang 2 kasus.

Selanjutnya Kab Lamongan 1 kasus, Kab Probolinggo 1 kasus, Kab Magetan 1 kasus, Kab Bojonegoro 1 kasus, Kab Mojokerto 1 kasus, Kab Madiun 1 kasus, dan Kota Madiun 1 kasus. “Kita juga bersyukur karena pasien yang terkonversi negatif (sembuh) bertambah 26 orang. Tapi kita juga berduka karena yang meninggal bertambah 15 orang,” beber gubernur perempuan pertama di Jatim ini.Dari dua wilayah yang melaksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), kata Khofifah wilayah Surabaya Raya peningkatan kasusnya masih sangat tinggi yakni 140 kasus baru. Sedangkan jumlah kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Surabaya (2.216), Kab Sidoarjo (565) dan Kab Gresik (153) adalah sebanyak 2.934 kasus.

Sementara untuk wilayah Malang Raya, penambahan kasus baru terkonfirmasi positif relatif bisa ditekan yakni hanya 8 kasus baru pada hari ini, sehingga jumlah kumulatif kasus positif di Kab Malang (74), Kota Malang (41) dan Kota Batu (12) sebanyak 124 kasus.

“Mudah-mudahan PSBB di Malang Raya ini berjalan baik sehingga tak perlu diperpanjang,” harap Khofifah.

Yang menarik, kata Khofifah untuk kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang kemarin bertambah banyak kisaran 615 kasus, justru hari ini berkurang cukup banyak kisaran 353 kasus, sehingga akumulasi kasus PDP di Jatim menjadi sebanyak 6.071 kasus.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.876 orang masih diawasi, lalu sebanyak 2.614 orang sudah tidak diawasi karena gejala klinisnya sudah tidak ada, dan sebanya 581 orang lainnya meninggal dunia,” terangnya.

Kemudian untuk kasus ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini bertambah146 kasus baru sehingga totalnya menjadi 24.090 kasus di Jatim. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.983 orang masih dipantau, lalu sebanyak 19.751 orang sudah selesai dipantau dan sebanyak 100 orang yang meninggal dunia,” pungkas Gubernur Khofifah. (pun).

Leave a reply