PKS Jatim Sayangkan Tindakan Kekerasan Terhadap Habib Umar

0
139

SabdaNews.com – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menyayangkan sikap represif terhadap Habib Umar Assegaf oleh oknum petugas saat melakukan penegakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Kamis kemarin.

Irwan Setiawan, Ketua Umum DPW PKS Jatim menyampaikan penegakan aturan PSBB mesti dilakukan dengan persuasif. “Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah, Polri, dan TNI, di Jatim yang selama ini melakukan penegakan PSBB secara persuasif sehingga situasi kamtibmas selama ini kondusif selama pandemi covid-19. Tindakan oknum petugas kemarin itu telah mencoreng institusi yang selama ini telah bersusah payah menjaga situasi kondusif ini,” ujar Irwan, Jumat (22/5/2020)

Pihaknya sepakat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim melalui Sekretaris Umum Ainul Yaqin yang menyatakan mestinya petugas bisa bersikap lebih persuasif. Sebab, menurut Ainul Yaqin, Habib Umar merupakan tokoh masyarakat yang dihormati.

“Mestinya aparat di lapangan itu harus secara persuasif memberikan komunikasi dengan baik. Tapi dengan kejadian kemarin dengan Habib Umar sangat kami sayangkan. Apalagi Habib Umar ini tokoh yang dihormati, beliau punya muhibbin yang banyak,” demikian sebagaimana disampaikan Ainul kepada media massa.

Irwan juga meminta agar sebisa mungkin dihindari adanya kekerasan kepada warga dalam penegakan PSBB. “Kita belum pernah dengar di Jatim ada kekerasan yang dilakukan petugas terhadap warga selama PSBB. Nah ini apalagi kepada orang tua dan tokoh yang dihormati. Tentu tidak elok,” ujar mantan anggota DPRD Jatim dua periode ini.

Ditambahkan pihaknya mendukung adanya ketegasan dalam pemberlakuan PSBB tapi jangan sampai berakhir dengan kekerasan.
Karena itu, petugas sebaiknya bisa memahami sosiokultural masyarakat Jatim.

“Saya yakin petugas sudah memahami bahwa penegakan aturan, terutama di Jatim, mesti ada aspek sosiokultural. Karena itu yang kemarin itu kita sebut oknum. Tindakan oknum yang tidak mengerti seperti ini jangan sampai lagi terjadi,” harap Irwan Setiawan.

Di samping itu, Irwan menyesalkan peristiwa ini terjadi menjelang lebaran. “Mestinya kita sedang siapkan suasana yang khidmat. Namun terjadi kegaduhan seperti ini. Sebaiknya ini bisa segera diselesaikan karena kita masih banyak menghadapi persoalan di masa pandemi ini,” tegasnya.

Irwan juga menyampaikan bahwa DPD PKS Kabupaten Pasuruan bersama anggota DPRD akan menjenguk Habib Umar di kediamannya. “Untuk sowan, silaturrahim, dan menengok kondisi beliau,” pungkas Kang Irwan, panggilan akrabnya. (pun)

Leave a reply