Satgas Covid-19 Jatim Tiba-Tiba Ikut Ambyar, Kumpulkan 100 Pemred Media Daring

0
293

– Update 1162 positif, 3547 PDP dan 20401 ODP

SabdaNews.com – Entah kebetulan atau apa namanya, kabar duka meninggalnya musisi kondang Jawa Tulen, Didi Kempot yang memiliki jutaan fans Sobat Ambyar, ternyata membuat kinerja Satgas Covid-19 Jatim ikutan ambyar (intermezzo, red) 

Usut punya usut, ternyata penyebabnya adalah rilis perkembangan sebaran covid-19 di Jatim yang biasa dilaksanakan setiap malam hari paska berbuka puasa ditiadakan secara tiba-tiba karena berbarengan dengan agenda Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga ketua Satgas Covid-19 menggelar dialog dengan 100 pimpinan redaksi (Pemred) media daring via online.

Tak ayal, sejumlah awak media yang biasa memantau perkembangan sebaran covid-19 di Jatim sempat dibuat kalangkabut. Namun hal itu hanya berlangsung sesaat lantaran Humas dan Protokoler Pemprov Jatim bertindak sigap dan mampu memberi solusi agar media bisa tetap memberitakan update perkembangan covid-19.

Berdasarkan update data Satgas Covid-19 Jatim per Tanggal 5 Mei 2020, diketahui bahwa tambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 38 kasus, sehingga akumulasinya menjadi 1.162 kasus di seluruh Jatim.  Dari jumlah tersebut, sebanyak 198 orang (17,04%) dinyatakan sudah sembuh, lalu 841 orang (73,37%) masih dirawat dan 123 orang (10,59%) yang meninggal dunia.

“Hari ini pasien yang terkonversi negatif (sembuh) bertambah 11 orang dan yang meninggal dunia bertambah 3 orang,” ujar ketua gugus kuratif Satgas Covid-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi melalui Humas dan Protokoler Pemprov Jatim, Selasa (5/5/2020).

Penambahan 38 kasus baru terkonfirmasi positif rinciannya adalah 2 dari Kab Pasuruan, 1 dari Kab Bangkalan, 7 dari Kab Tulungagung, 1 dari Kab Malang, 1 dari Kab Ponorogo, 10 dari  Kab Sidoarjo, 4 dari Kab Madiun, 1 dari Kab Probolinggo dan 11 dari Kota Surabaya. 

Sedangkan 11 orang yang sembuh, lanjut Danu masing-masing, 4 orang dari Kab Pasuruan, 1 orang dari Kota Probolinggo, 2 orang dari Kab Magetan, 1 orang dari Kab Sidoarjo, dan 2 orang dari Kota Surabaya. “Yang meninggal hari ini 3 orang yaitu 1 dari Kab Malang dan 2 dari Kota Surabaya,” jelasnya. 

Kemudian untuk kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) bertambah 138 kasus, sehingga akumulasinya menjadi 3.547 kasus PDP di seluruh Jatim. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.710 orang masih diawasi, lalu 1.501 orang sudah tidak diawasi dan 336 orang yang meninggal dunia,” jelas pria murah senyum ini. 

Selanjutnya untuk kasus ODP (Orang Dalam Pemantauan) lanjut Danu bertambah sebanyak 285 kasus, sehingga akumulasinya menjadi 20.401 kasus ODP di seluruh Jatim.  “Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.219 orang masih dipantau, lalu 15.115 orang sudah tidak diawasi karena gejala klinisnya tidak ada, dan 67 orang lainnya meninggal dunia,” pungkasnya. (pun) 

Leave a reply