Sektor UMKM Lesu, Komisi B Dorong Pemprov Jatim Beri Pinjaman Lunak

0
84

SabdaNews.com – Merebaknya virus corona disease (Covid -19) di berbagai daerah di Jawa Timur membuat semua sektor ekonomi nyaris lumpuh, tak terkecuali sektor UMKM yang selama ini menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi provinsi ujung timur Pulau Jawa.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Dr. Ir. Daniel Rohi, M. Eng. Sc. IPM mengaku prihatin dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak wabah covid-19 sehingga mengakibatkan nyaris melumpuhkan sektor perekonomian.
Kendati demikian, pihaknya mengajak masyarakat khususnya para pelaku UMKM di Jatim tidak boleh menyerah begitu saja.

“Pemerintah harus memberikan bantuan modal berupa pinjaman lunak bagi para pelaku UMKM yang tersebar di Jatim sebab mereka sangat membutuhkan suntikan modal untuk mengembangkan usahanya,” kata politisi asal PDI Perjuangan, Rabu (25/3/2020).

Ia mengakui dampak virus corona terhadap sektor ekonomi yang paling terpukul adalah para pelaku UMKM. Pasalnya, pergerakan masyarakat di luar rumah dibatasi sehingga dagangan mereka tak laku. Bahkan tempat-tempat yang biasa mereka kunjungi untuk menjajakan dagangan pada sepi pengunjung.

“Kami mendesak Pemprov mengalokasikan anggaranya lewat penyertaan modal bagi pelaku UMKM supaya sektor UMKM tetap menggeliat sehingga efek domino berpengaruh kepada sektor – sektor yang lain. Mengingat, UMKM punya kontribusi besar bagi pertumbuhan perekonomian Jatim,” harap mantan dosen Universitas Petra Surabaya.

Lebih jauh anggota Bapemperda DPRD Jatim ini mendorong kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jatim untuk fokus pada tupoksinya khususnya terkait dengan perekonomian masyarakat seperti pelaku UMKM agar dibantu supaya perekonomian Jatim tidak terjun bebas.

“Komisi B DPRD Jatim mendorong kepada Pemprov supaya menyuntikan bantuan modal dengan pinjaman lunak dan yang paling penting tidak memberatkan persyaratan administrasi maupun bunga,” harap Daniel Rohi.

Selain memberikan bantuan modal pinjaman lunak bagi UMKM, Rohi juga meminta Pemprov membuka akses pasar bagi mereka. “Dalam pengembangan usaha UMKM yang paling penting adalah pasar dan selera pasar. Karena itu Pemprov lewat OPD terkait bisa membantu mengembangan usaha UMKM Jatim seperti mengadakan pameran dan promosi supaya usaha mereka bisa dikenal dan diminati masyarakat luas ” pungkas Daniel Rohi. (pun)

Leave a reply