Gubernur Khofifah Tegaskan Impor Yang Dilarang Dari Tiongkok Hanya Hewan Hidup

0
46

– Kenaikan harga Bawang Putih di Jatim karena psykologis dan salah informasi

SabdaNews.com – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akhirnya angkat bicara terkait gejolak harga komoditas bawang putih di sejumlah pasar di Jatim hampir sepekan ini yang menembus hingga dua kali lipat dari 25 ribu menjadi 50 ribu, kemudian naik lagi dari 28 ribu menjadi 58 ribu perkilogram.

Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim, sejak mendengar kabar seperti itu dirinya bersama Disperindag langsung komunikasi dengan Menko Perekonomian dan Mendag serta Mentan menyatakan bahwa selama ini bawang putih Indonesia sebagian besar memang diimpor dari Tiongkok.

“Pak Menko Perekonomian sudah menyampaikan bahwa yang dilarang di impor dari Tiongkok adalah hewan yang hidup di luar itu tidak dilarang. Sehingga saya minta kepada seluruh distributor bawang putih nggak usah di timbun-timbun karena hari ini sebetulnya untuk Jatim itu sangat cukup,” jelas khoffah Indar Parawansa saat dikonfirmasi Senin (10/2/2020).

Ia berharap kepada pihak-pihak yang salah paham terkait informasi seputar pelarangan impor bawang putih dari Tiongkok yang sempat tersiar itu tidak benar.

“Itu tidak benar, saya minta tolong juga tim Satgas Pangan untuk ngecek ke gudang-gudang yang terdeteksi, apakah memang importir ataukah distributor bawang putih. Saya minta untuk segera didistribusikan ke pasar. Jadi kenaikannya kemarin betul – betul kenaikan psikologis,” tegas Khofifah.

Mantan Mensos itu mengakui ada kenaikan psychologis sejumlah komoditas yang diimport dari Tiongkot itu akibat adanya informasi seolah-olah semua barang yang diimpor dari Tiongkok harus dihentikan atau dilarang. Padahal yang tidak boleh adalah impor hewan hidup di luar itu tidak dilarang.

“Oleh karena itu kembali seluruh distributor bawang putih, saya minta tidak ditimbun karena stok nasional juga cukup, kenaikan harga ini kenaikan psychologist akibat informasi yang ternyata tidak benar, ” pungkas Gubernur Khofifah. (tis)

Leave a reply