Tekan Radikalisme, Pemprov Jatim Diminta Alokasikan Anggaran Operasional Babinsa

0
206

SabdaNews.com – Untuk menguatkan peran Babinsa dalam menekan bibit-bibit radikalisme di wilayah Jatim, DPRD Jatim mendorong agar Pemprov memberikan bantuan anggaran untuk operasional Babinsa (Bintara Pembina Desa) di daerah.

“Dari diskusi pihak Kodam V Brawijaya, sampai hari ini satu orang Babinsa membina lima desa. Artinya saat ini pihak TNI sangat kekurangan personel dan ditambah tak ada anggaran untuk membina masyarakat secara menyeluruh. Atas dasar itulah kami minta Pemprov Jatim memberikan anggaran operasional Babinsa di daerah,” ujar anggota Komisi A DPRD Jatim Ubaidillah saat ditemui di sela-sela kunjungan kerja Komisi A DPRD Jatim ke Kodam V Brawijaya, Rabu (8/1/2020).

Menurut politisi asal PKB, ke depan pihaknya berharap gubernur dan bupati serta walikota se Jatim bersinergi dengan memberikan anggaran kepada babinsa sebagai pembinaan masyarakat desa dalam upaya menimalisir radikalisme di wilayah Jatim.

“Saya rasa lebih menarik memaksimalkan peran Babinsa atau TNI mengingat sampai saat ini TNI masih dipercaya oleh rakyat,” kata pria asal Situbondo ini.

Buktinya, kata Ubaidillah, sampai saat ini masyarakat tak ada yang menyerang TNI dalam berbagai kesempatan baik secara langsung ataupun melalui medsos.
“Yang menjadi sasaran masyarakat biasanya kepolisian bukan TNI,” dalihnya

Di sisi lain, Komisi A DPRD Jatim juga mendorong agar pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota untuk menyediakan anggaran khusus pelatihan bela negara di tingkat terbawah yaitu di desa-desa.

“Nantinya pelaksana bela negara ini akan mengerahkan babinsa setempat. Ini harus ada anggarannya dan oleh sebab itu kami mendorong agar dapat terealisasi minimal tahun 2021 mendatang,” pungkas mantan ajudan Menaker Hanif Dhakhiri ini. (pun)

Leave a reply