Kasus Kematian Ibu Mertua Sekda Lamongan Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Indetitas Pelaku

0
75

LAMONGAN.SabdaNews.com – Kasus meninggalnya Rowaeni (68) warga Dusun Glogok Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng, ibu mertua Sekda Lamongan Yuhronur Efendi, Jumat (03/01) kemarin, mulai menemui titik terang. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung memastikan, dari hasil pemeriksaan sementara, polisi sudah mengantongi pelaku pembunuhan yang menewaskan ibu mertua Sekda Lamongan tersebut.

Namun, pihaknya belum berani mengungkap identitas pelaku. Karena masih berusaha melengkapi alat bukti untuk bisa memastikan terduga menjadi tersangka.

“Kami belum menetapkan tersangka. Intinya sudah ada titik terang. Mohon doanya semoga dalam waktu dekat ini pelakunya segera terungkap,” ujar Kapolres saat ditemui usai meresmikan Barak Dalmas, Senin (6/1/2020).

Perwira polisi yang akan pindah tugas sebagai Kapolres Mojokerto itu menjelaskan, para pelaku pembunuhan yang menewaskan ibu mertua Sekda Lamongan akan segera dirilis oleh penggantinya.

“Sabar, mohon doanya, nanti pasti disampaikan oleh Kapolres Lamongan yang baru, bapak AKBP Harun,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus meninggalnya ibu mertua Sekda Lamongan terjadi pada hari Jumat lalu, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan bersimbah darah di musholla rumahnya.

Peristiwa meninggalnya nenek Rowaeni juga membuat gempar warga sekitar. Korban yang tinggal di rumah sendirian tersebut, diduga menjadi korban pembunuhan orang tidak dikenal (OTK).

Kholis, salah satu tetangga korban mengaku awalnya mengetahui peristiwa yang menimpa tetangganya tersebut sekitar pukul 19.30 WIB dan diberitahu oleh Salekan, salah seorang warga setempat yang menjadi penjaga rumah nenek Rowaeni.

“Awalnya orang yang menjaga rumahnya mengetok pintu dan bilang kalau Bu Haji Rowaeni meninggal. Kejadian persisnya tidak tahu, cuma korban meninggal dibunuh, dibeberapa bagian tubuhnya terdapat luka bacok”, terang Kholis.

Setelah memberitahukan ke sejumlah tetangga, Salekan kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat dan melaporkan ke pihak kepolisian terdekat. (adl)

Leave a reply