Wagub Emil : Jatim Provinsi Pertama Jemput Era GIG Ekonomi

0
58

SabdaNews.com – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi di era industri 4.0 membuat banyak pihak terus berinovasi. Begitu juga dengan Pemprov Jatim yang bersiap menyambut era GIG ekonomi.

Mantan Bupati Trenggaek itu menyebutkan bahwa Jatim merupakan provinsi pertama di Indonesia yang siap menjemput era GIG ekonomi. “Boleh dikatakan Jawa Timur adalah provinsi pertama yang menjemput era GIG ekonomi,” sebut Wagub Emil Dardak saat membuka Festival Ekonomi Millennial di Grand City Convex Surabaya, Jumat (13/12/2019) malam.

Menurut Emil Dardak, sapaan akrab Wagub Jatim itu bahwa, dalam menjemput era tersebut, Pemprov Jatim telah menyiapkan Millennial Job Center (MJC) sebagai wadah bagi kaum millennial Jatim untuk membentuk pekerja lepas berbakat yang profesional. “Ini sudah kita ujicoba,” katanya.

Masih menurut Emil Dardak, dalam MJC akan dipertemukan para client atau pengusaha dan talent yaitu para millennial berbakat atau calon-calon dari pekerja lepas yang professional dengan didampingi oleh mentor. Sehingga, program tersebut nantinya akan ada titik temu antara kebutuhan pengusaha dan kemampuan para pekerja lepas yang dibimbing atau dikuatkan oleh mentor. “Maka tadi elemennya ada tiga, ada talenta, ada client, ada mentor,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan adanya porekraf (portal ekonomi kreatif) sebagai sarana untuk mengumpulkan data terkait ekonomi kreatif yang kemudian akan dapat diakses oleh siapa saja. Tujuannya agar para pekerja lepas dapat saling berbagi informasi di seluruh Jatim.

“Misalnya, ada seorang desainer grafis dari Jember yang sesuai dengan kebutuhan pengusaha di Bojonegoro dan informasi itu dapat diperoleh dari porekraf. Nah ini kesemuanya, tentunya kita coba wadahi melalui portal ekonomi kreatifnya Jawa Timur,” ujarnya.

Orang nomor dua di Jatim ini menyampaikan bahwa langkah yang diambil Pemprov Jatim untuk menjemput era GIG ekonomi adalah dengan mempersiapkan para generasi muda Jatim tidak hanya sebagai pegawai dan pengusaha saja, melainkan juga menjadi professional freelancer. “Jadi ini sudah menjadi sebuah trobosan untuk GIG ekonomi ,” jelasnya.

Era ekonomi GIG sendiri, sebut Emil Dardak memiliki arti yang yang sangat pesat perkembangnya. Dimana momen tersebut terdapat pergeseran kondisi perekonomian.

“Salah satunya digambarkan dari status para pekerja yang dulu dapat permanen bekerja di satu perusahaan dan saat ini menjadi marak pekerja dengan status freelance atau pekerja lepas,” pungkasnya. (tis)

Leave a reply