F-PKB DPRD Jatim Gagas Usulan Perda Pesantren

0
22

SabdaNews.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur akan mengusulkan pembuatan Peraturan Daerah tentang Pesantren di Jawa Timur. Perda tersebut dibutuhkan untuk memperkuat juklak dan juknis pelaksanaan di lapangan Undang-Undang tentang Pesantren yang disahkan DPR RI pada 24 September 2019 lalu.

Selain memperkuat pelaksanaan UU Pesantren di lapangan, Perda Pesantren juga diharapkan mampu memperkuat fungsi pesantren bukan hanya sebagai pusat dakwah, namun juga sebagai pusat pendidikan agama sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat dan melestarikan kearifan budaya lokal.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih mengatakan Perda usulan legislatif yang diinisiasi anggota F-PKB DPRD Jatim tersebut rencananya akan dimasukkan dalam program pembuatan peraturan daerah (Properda) DPRD Jatim tahun anggaran 2020 mendatang.

“Anggota Fraksi PKB di seluruh Jawa Timur juga bergerak mengusulkan Perda yang sama di masing-masing daerah karena Jawa Timur dikenal sebagai basis Pesantren di Indonesia,” ujar anggota F-PKB DPRD Jatim saat dikonfirmasi Jumat (8/11/2019).

Lebih jauh politisi asal Malang ini mengakui jika selama ini fungsi pesantren hanya dianggap sebagai lembaga dakwah. Padahal kata Hikmah pesantren juga memiliki fungsi pemberdayaan masyarakat dan fungsi pendidikan.

“Pendidikan di pesantren nantinya akan menjadi pendidikan formal dan fungsi pemberdayaan masyarakat akan semakin kuat dengan bantuan-bantuan keuangan dari pemerintah daerah,” jelas ketua PW Fatayat Jatim ini.

Senada calon Wakil Ketua DPRD Jatim, Hj Anik Maslachah menambahkan, F-PKB Jatim tidak hanya menyusun pokok pikiran dalam usulan Perda pesantren. Tetapi naskah akademik tentang pentingnya perda ini juga sedang disipakan untuk mematangkan pembahasan Raperda di DPRD Jatim nantinya.

Usulan Perda dalam waktu dekat akan ditandatangani oleh 24 anggota F-PKB DPRD Jatim, selanjutnya diusulkan ke Pimpinan DPRD Jatim untuk djadwalkan dalam Banmus untuk diparipurnakan secara internal.

“Sebagai pengusul tentunya kita akan menyampaikan pokok-pokok pikiran dan nantinya akan mendapat tanggapan dari fraksi-fraksi. Jika fraksi-fraksi mendukung maka pimpinan DPRD Jatim akan mengesahkan menjadi perda usulan DPRD Jatim,” terang politisi asal Sidoarjo.

Diakui Anik, gagasan Perda Pesantren itu merupakan amanah dari Nahdlatull Ulama yang harus diperjuangkan PKB melalui lembaga legislatif. “Jawa Timur itu dikenal sebagai gudangnya pesantren sehingga sudah selayaknya Jawa Timur menjadi inisiator bagi daerah dan provinsi lain untuk mengusulkan Perda Pesantren,” pungkasnya. (ud)

Leave a reply