Bupati dan Walikota di Jatim Dihimbau Perhatikan Bangunan Sekolah

0
39

SabdaNews.com – Pasca kejadian ambruknya gedung SDN Gentong Pasuruan yang mengakibatkan seorang siswa dan satu Guru meninggal serta beberapa siswa lain mengalami luka-luka, Guberbnur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengimbau kepada para Bupati dan Walikota di Jatim untuk melakukan pengawasan terhadap kondisi bangunan sekolah di wilayahnya.

“Iya bu Gubernur telah menghimbau agar Bupati-Walikota melakukan pengawasan terhadap bangunan gedung-gedung sekolah di wilayahnya. Kejadian di Pasuruan jangan sampai terulang lagi di wilayah lain,” ujar Hudiyono Plt kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di Surabaya, Jum’at (8/11/19).

Menurut Hudiyono dalam himbuan yang dibuat Gubernur tersebut, ada penekanan pada tiga hal. Pertama diharapkan Bupati/Walikoa melakukan pemetaan sarana prasarana sekolah yang ada.

“Sehingga akan bisa diklasifikasi kondisi bangunan sekokah yang mengalami kerusakan jika ditemukan. Apakah kerusakan ringan, sedang atau rusak berat. Sehingga akan mudah dilakukan penanganan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Hudiyono, Gubernur Khofifah juga meminta agar Bupati/Walikota melakukan cek kondisi umur bangunan sekolah yang ada. Sehingga bisa melakukan antisipasi bila ada bangunan sekolah yang umurnya sudah tua dan perlu dilakukan rehab bangunannya.

“Dengan hal ini maka kondisi bangunan sekolah yang ada di Kota/Kabupaten bisa dilakukan pengontrolan dengan seksama. Kasus bangunan sekolah roboh bisa dieliminir dan kwalitas bangunan bisa terus dipantau,” terang Hudiyono.

Khusus untuk bangunan sekolah SMA/SMK yeng menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, pria yang juga kepala Biro Kesos Jatim itu mengatakan telah meminta kepada kepala sekolah untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh kondisi gedung bangunan sekolah.

Mereka lanjutnya diminta untuk melaporkan baik kepada dinas pendidikan provinsi maupun kepada kantor cabang pendidikan yang ada terkait kondisi sekolah yang ada.

Di tambahkan Hudiyono, memang ada dana BOS yang bisa digunakan untuk pembangunan gedung maupun rehap gedung sekolah. Namun itu tidak bisa maksimal karena ada batasan yakni maksimal 75 juta dana BOS yang bisa digunakan untuk rehab fisik bangunan gedung sekolah.

“Kita baik di Provinsi maupun Pemerintah Pusat selalu meanggarkan untuk menjaga kondisi gedung sekolah yang ada. Kepala sekolah bila memang urgent untuk melakukan perbaikan dan rehab gedung bisa mengusulkan untuk direalisasikan,” pungkasnya. (pun)

Leave a reply