Kunjungi SMKN 07 Surabaya, Wakil Ketua DPRD Jatim Kagum 75 Persen Alumni Terserap di Pasar Kerja

0
39

SabdaNews.com – Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur terlihat meninjau proses belajar mengajar di SMKN 07 Surabaya pada Rabu (9/10/2019). Kedatangan rombongan anggota dewan itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.

Dari pantauan, setelah sampai di lokasi, rombongan tersebut langsung memasuki satu persatu ruangan kelas, untuk meninjau proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Selain melihat proses belajar mengajar, para anggota dewan juga menyempatkan diri memasuki ruangan praktek di SMKN 07 Surabaya.

Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengatakan, kedatangannya adalah dalam rangka memberikan dorongan agar siswa belajar lebih giat. Diharapkan, kualitas pendidikan di sekolah itu meningkat, sesuai dengan visi dan misi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Pertama pagi ini saya datang ke SMKN 07 dalam rangka semangati adik-adik supaya mereka tetap semangat untuk menjawab dan menerjemahkan seluruh program visi misi gubernur dalam rangka pendidikan di Jatim semakin berkualitas dan bisa melanjutkan apa yang sudah di harapkan bu gubernur,” kata Sahat Tua Simanjuntak.

Ia berharap pihak sekolah lebih terbuka, jika menemukan kendala dalam proses belajar mengajar. Pasalnya, pelimpahan wewenang pengelolaan di SMK/SMA ke provinsi dinilai ikut mempengaruhi serapan anggaran di sekolah.

“Kedua karena ini bukan sidak tapi menyemangati karenanya auranya positif. Kami juga ingin mendapat progres report dari kepala sekolah berapa siswa kendala apa, apakah ada pengaruh dengan pelimpahan kemarin ternyata tidak ada semua baik-baik saja dan kita berharap bagaimana serapan SMK,” jelas Sekretaris DPD Golkar Jatim itu.

Sahat juga mengapresiasi tingginya jumlah lulusan SMKN 07 Surabaya, yang terserap di pasar kerja, yakni mencapai 75 persen. Menurut dia, dengan kualitas pendidikan yang memadai, maka lulusan dari sekolah tersebut akan mampu bersaing di pasar kerja dan tidak menjadi penyumbang pengangguran.

“Jangan sampai lulusan SMK memberi kontribusi terhadap angkatan pengaguran. Ternyata SMKN 07 ini luar biasa 75 persen alumninya terserap di dunia jndustri maupun usaha. PerkembanGan bagus lagi di dunia usaha ternyata kepala sekolah dan lembaga sekolah menjadi fasilitator bertemunya kebutuhan antara dunia usaha dengan lulusan dipertemukan dengan lembaga ini,” pungkasnya. (pun)

Leave a reply