Sehari Hanya 6 Jam Nikmati Listrik, Warga Masalembu Mengadu ke DPRD Jatim

0
153

– Dewan Jatim berharap solusi gunakan energi tabarukan

SabdaNews.com – Kendati sudah 75 tahun Indonesia merdeka, namun warga kepulauan Masalembu Kabupaten Sumenep hingga saat ini hanya bisa menikmati listrik selama 6 jam dalam sehari dan tak lebih 600 rumah yang bisa menikmati dari dua desa yang ada di Kepulauan Masalembu.

Tak ayal, Asosiasi Masyarakat Masalembu Pelanggan PLTD (AMMP-PLTD) Kabupaten Sumenep mengadukan masalah elektrifikasi yang menjadi kebutuhan dasar warga negara itu ke DPRD Jatim, Senin (23/9/2019). Mereka berharap wakil rakyat bisa mencarikan solusi agar warga Masalembu bisa menikmati listrik 24 jam sehari seperti masyarakat di daerah yang lain.

Koordinator AMP-PLTD, Hasan Basri Burhanuddin dihadapan perwakilan anggota DPRD Jatim mengatakan bahwa selama ini pemenuhan listrik di Masalembu menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan belum maksimal sehingga hak dasar masyarakat seperti masalah pendidikan dan kesehatan juga tak bisa maksimal karena terkendala pemenuhan listrik.

“Warga Masalembu yang dapat menikmati aliran listrik hanya sekitar 600 rumah dan itu tidak lebih dari 6 jam selama sehari. Padahal disana ada dua desa,” terang Hasan Basri Burhanuddin.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Kuswanto mengatakan bahwa kebutuhan listrik adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah. “Jadi pemerintah wajib untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut,” jelas Kuswanto.

Bagaimana caranya, lanjut Kuswanto pemerintah bersama Pembangkit Listrik Jawa -Bali (PJB) perlu mencari solusi terbaik khususnya penggunaan energi tabarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya maupun tenaga angin.

”Untuk pembiayaan, saya kira banyak sumbernya, seperti bisa menggunakan dana APBD 2019 atau menggunakan dana CSR perusahaan untuk membantu realisasi pemenuhan listrik di wilayah kepualauan,” pungkas politisi kelahiran Banyuwangi ini. (tis)

Leave a reply