Daus Mini ; Belajar Agama Harus Punya Guru Supaya Ilmunya Barokah

0
39

– Suka ikut majelis Sholawatan Gus Anom karena bikin hati tenang

SabdaNews.com – Kesadaran masyarakat untuk mempelajari ilmu agama nampaknya semakin tinggi. Bahkan animo itu bukan hanya dari kalangan masyarakat biasa, tapi juga menyasar kalangan artis dan publik figure yang biasa muncul di layar televisi maupun media sosial.

Rasa dahaga akan kesejukan beragama yang baik itu juga dialami oleh artis kondang Daus Mini. Menurut Daus, kehidupan glamour yang mengelilingi kehidupan selebritis itu juga ada titik jenuhnya. Dan salah satu obatnya adalah dekat dengan para gus, kiai, ulama dan habib melalui majelis ilmu dan sholawatan.

“Kalau dekat dengan orang-orang alim itu enak, karena banyak yang akan mengingatkan kalau kita sudah salah arah atau berlebihan dalam mencari kesenangan duniawi,” tutur Daus Mini saat ditemui usai mengikuti majelis Sholawat Al Munawwaroh pimpinan Gua Anom di Surabaya, Minggu (15/9/2019) malam.

Diakui Daus dengan mengikuti majelis sholawatan, hati bisa menjadi tenang dan sadar bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini hanya titipan yang sifatnya sementara karena setiap manusia pasti mati.

“Sebelum ajal itu datang, kita harus menyiapkan bekal dengan baik. Ilmu dan amal itulah bekal terbaik saat kita menghadap Allah SWT,” tutur pria berpenampilan imut ini.

Kemudahan rejeki yang diberikan Allah, lanjut Daus juga harus digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti membantu fakir miskin, orang-orang berkebutuhan khusus dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah saya bisa membuat yayasan buat orang-orang berkebutuhan khusus seperti saya. Itulah bentuk syukur saya atas limpahan rejeki yang diberikan Allah, mudah-mudahan bisa menjadi amal yang baik,” dalihnya.

Sedangkan soal ilmu agama, lanjut bapak yang pernah mondok di pesantren Assyarofah Depok Jakarta selama 6 bulan itu adalah sangat penting. Namun Daus juga mengingatkan bahwa dalam mencari ilmu khususnya ilmu agama itu harus ada guru yang sanad kelimuannya tidak diragukan.

“Kalau belajar agama, ngaji itu harus ada gurunya biar ilmunya berkah. Jangan belajar agama hanya dari Mbah Google. Karena belum tentu sumbernya benar. Alhamdulillah, saya sekarang ngaji ke Gus Anom,” kata Daus Mini.

Ia beruntung karena terlahir dari keluarga yang agamanya kuat. Karena itu sejak kecil didik langsung oleh bapak yang kebetulan juga seorang juga ngaji di daerah Tebet, Jakarta Selatan sehingga tidak mudah tergoda dengan dunia glamour selebritis.

Bagi Daus keberadaan teknologi seperti gadget itu hanya sarana mempermudah dan hiburan, namun bukan dijadikan guru atau rujukan dalam urusan agama.

“Apa gunanya ulama, habib, kiai dan gus yang sudah belajar agama puluhan tahun, kalau kita belajar agama lewat internet yang itu hanya copy pasti dari pernyataan dan tulisan ulama dan bisa saja salah dan ilmu yang kita dapatkan tidak ada keberkahan. Para gurulah yang bisa menolong kita karena sanad kelimuannya sambung sampai rasulullah,” tegasnya.

Ditambahkan, tidak semua artis dan selebriti itu ilmu agamanya sedikit. Sebab ada juga yang pernah mengenyam pendidikan pesantren, pandai membaca alquran maupun sholawat. “Alhamdulillah teman-teman artis dan selebriti sekarang ini banyak yang ikut mengaji ke ulama atau hadir di acara-acara tabligh, mudah-mudahan bisa menjadikan mereka menjadi lebih baik dan bisa jadi panutan,” harap Daus Mini

Sementara itu, Gus Anom Bin Syeikh Arifin Bin Ali Bin Hasan, pengasuh Majelis Ta’lim Al Munawwarah mengakui kesadaran masyarakat kelas menengah ke atas untuk mencari spiritualitas dengan belajar agama sangat tinggi. Demikian pula para selebritis saat ini antusias datang ke majelis ta’lim.

Bahkan ia melihat para selebritis tersebut jenuh dengan kehidupan dunia artis yang glamour sehingga mencari keseimbangan dengan belajar agama. Dengan dekat ulama mereka merasa mendapat ketenangan batin. Namun ada juga yang hanya sekedar mengejar image hijrah, tapi jumlahnya hanya segelintir.

“Saat ini ada sekitar 30 artis yang ngaji sama saya. Diantaranya, Limbad, Cut Meyriska, Roger Danuarta, Devita Rusdy, Ricky Perdana, Anissa Trihapsari, Sultan Djorghi, Feny Rose, Andika Mahesa dan Mak Vera. Alhamdulillah, sampai saat ini mereka masih istiqomah ikut pengajian, termasuk Daus Mini yang mau hadir ke Surabaya,” pungkas Gus Anom. (tis)

Leave a reply