120 Calon Anggota Terpilih DPRD Jawa Timur Terancam Tak Dilantik Serentak

0
86

– Jika persyaratan LHKPN tak segera dilengkapi

SabdaNews.com – Sebanyak 120 orang calon anggota terpilih DPRD Provinsi Jawa Timur pada pemilihan umum tahun 2019 telah ditetapkan KPU Provinsi Jawa Timur melalui Rapat Pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon anggota terpilih DPRD Provinsi Jawa Timur di Hotel Wyndham Surabaya, Senin (12/8/2019) malam.

Penetapan tersebut baru bisa dilaksanakan, mengingat amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perolehan Hasil Pemiihan Umum (PHPU) calon anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, baru diterima KPU Provinsi Jawa Timur lima hari lalu.

“Sesuai aturan kita tidak boleh menetapkan sebelum ada perintah dari KPU RI setelah putusan MK diunggah di website. Makanya hari ini kita baru bisa melakukan penetapan calon anggota terpilih DPRD Provinsi Jawa Timur,” ujar Insan Qoriawan komisioner KPU Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan amar putusan MK, lanjut Insan tiga gugatan PHPU itu tidak diterima alias ditolak oleh MK, sehingga tidak ada perubahan apapun terhadap hasil rekapitulasi KPU Provinsi Jawa Timur pada 11 Mei 2019 lalu.

“Jadi tidak ada perubahan apapun terhadap perolehan kursi parpol dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penetapan, langkah selanjutnya adalah KPU Provinsi Jatim mengajukan usulan surat pelantikan kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim.

“Dalam waktu tidak lama lagi Insya Allah akan kita sampaikan kepada Gubernur pengusulan pelantikan anggota DPRD Provinsi Jatim periode 2019-2024,” kata Insan Qoriawan.

Berdasarkan jadwal masa bhakti anggota DPRD Provinsi Jatim periode 2014-2019 akan berakhir pada 30 Agustus 2019, sehingga pada 31 Agustus tersebut sedianya juga bisa dilakukan pelantikan anggota DPRD Provinsi Jatim hasil pemilihan umum 2019.

Namun pihaknya mewanti-wanti seluruh anggota terpilih DPRD Provinsi Jatim harus melengkapi Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) supaya bisa dilantik bersama-sama.

“Jika tidak maka kemungkinan besar pelantikannya akan tertunda atau tidak serentak. Makanya kami tunggu 7 hari kedepan supaya LHKPN dilengkapi sebab itu menjadi persyaratan untuk bisa dilantik,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua KPU Provinsi Jatim Choirul Anam menegaskan hasil rekapitulasi penghitungan suara dan perolehan kursi DPRD Provinsi Jatim pada pemilihan umum 2019, PKB mendapatkan 25 kursi, Gerindra 15 kursi, PDI Perjuangan 27 kursi, Partai Golkar 13 kursi, Partai NasDem 9 kursi.

Selanjutnya, PKS mendapatkan 4 kursi, PPP mendapat 5 kursi, PAN mendapatkan 6 kursi, Partai Hanura mendapat 1 kursi, Partai Demokrat mendapatkan 14 kursi dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendapat 1 kursi. “Total jumlah kursi DPRD Provinsi Jatim periode 2019-2024 sebanyak 120 kursi,” terang Choirul Anam.

Masih di tempat yang sama, sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno mengaku bersyukur karena PDI Perjuangan akhirnya bisa menang di Jawa Timur setelah menunggu hampir 64 tahun lamanya.

“Kemenangan yang kita nanti selama 64 tahun ini patut disyukuri. Ini berkat kerja keras dan kerja bareng seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan melalui gotong royong,” pungkas ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim. (tis)

Data perolehan kursi DPRD Jatim dari KPU Provinsi Jatim
1. PDI Perjuangan 27 kursi
2. PKB 25 kursi
3. Gerindra 15 kursi
4. Demokrat 14 kursi
5. Golkar 13 kursi
6. NasDem 9 kursi
7. PAN 6 kursi
8. PPP 5 kursi
9. PKS 4 kursi
10. Hanura 1 kursi
11. PBB 1 kursi

Leave a reply