Hari Selasa Memang Diistimewakan Pondok Sarang Sejak Dulu

0
264

– KH Maemun Zubair ahli ilmu wafatnya hari Selasa

SabdaNews.com – Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang Jawa Tengah, KH Maimun Zubair telah wafat pada Hari Selasa sekitar pukul 04.15 di Makkatul Mukarromah saat menunaikan rukun Islam kelima ibadah Haji.

Yang menarik, jauh hari sebelum ulama yang sangat alim keilmuannya itu pernah membuka rahasia kenapa hari Selasa sangat diistimewakan oleh keluarga besar Pondok Sarang.

Dalam maqolah berdurasi 2.45 menit dan sudah viral di group-group media sosial, almarhum Mbah Moen mengatakan bahwa Hari Selasa itu, Pondok Sarang sejak dulu bahkan mulai beliau kecil sangat diistimewakan.

Bahkan kata Mbah Moen, menurut riwayat pondok yang Insya Allah pada mulai pertama kali berdiri sekitar tahun 1800 an, kalau setiap hari Selasa itu dibuat hari libur mengaji.

“Sebab hari Selasa itu hari yang menurut nenek saya mulai dari nenek yang ke-4 sampai kepada ibu dan ayah saya itu kalau meninggal kok selalu hari Selasa,” ujarnya.

Kakek Mbah Moen, Kiai Ahmad juga bilang hal itu bukan hanya berlaku di Sarang tapi sejak Kiai Ahmad menuntut ilmu ke Mekkah, kiai-kiai kalau meninggal itu juga hari Selasa.

Diantara alasan kenapa hari Selasa, kata Mbah Moen, sebab Allah membuat 4 hari pertama proses pembuatan dunia dan seisinya itu rampung pada hari keempat (fi Arba’ati ayyamin sawaan lissaailin)

Maksudnya dimulai hari Ahad, Senin, Selasa dan Rabu. Oleh karena itu kalau Rabu itu orang Jawa mengatakan dengan istilah hari Rabu Wekasan (pungkasan) sebab Allah menyelesaikan proses pembuatan bumi (dunia) ini pada hari Rabu

“Sedangkan pada hari Selasa, Allah menciptakan segala ilmu yang ada di dunia ini, sesudah tahapan pertama yakni Ahad dan Senin yang disebut kemudian dengan sebutan fi yaumaian (dalam dua hari),” jelas Mbah Moen.

Kemudian Allah melanjutkan membuat ilmu-ilmu yang ada di dunia ini pada hari Selasa. “Oleh karena itu sampai di Sarang ini kalau Hari Selasa ngajinya diliburkan tapi kalau sekolahnya ngak usa libur, jadi saya juga libur ngaji kalau hari Selasa,” pungkasnya.

Terpisah rais aam PBNU KH Miftakhul Akhyar juga telah mengintruksikan kepada seluruh pengurus wilayah, pengurus cabang dan banom Nahdlatul Ulama serta assosiasi psantren di bawah naungan PBNU supaya menyelenggarakan sholat ghoib dan tahlilan untuk almarhum KH Maimun Zubair.

“Pengurus besar nahdlatul ulama menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya berkenaan dengan wafatnya KH Maimun Zubair pada 6 Agustus 2019 M / 5 Dzulhijjah 1440 H,” kata menantu KH Maimun Zubair, Selasa (6/8/2019). (pun)

Leave a reply