Gus Abid Punya Kans Besar Pimpin PW GP Ansor Jatim Lagi Karena Punya Jimat “PKB”

0
175

SabdaNews.com – Mantan Ketua PW GP Ansor Jatim Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid) berpeluang terpilih kembali pada Konferensi Wilayah (Konferwil) PW GP Anspr Jatim 28 Juli mendatang. Peluang ini muncul menyusul dukungan sejumlah Pengurus Cabang (PC) GP Ansor terhadap cucu Pengasuh Ponpes Ploso Kediri, KH Zainudin Jazuli tersebut.

Saat ini, sejumlah PC GP Ansor mulai berani terang-terangan menginginkan Gus Abid memimpin kembali Ansor Jatim 5 tahun ke depan. Beberapa di antaranya adalah PC GP Ansor Gresik, Pasuruan Kota, dan Banyuwangi.

Ketua PC GP Ansor Kabupatem Gresik, Agus Junaidi Hamzah misalnya, menyebut setidaknya ada 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di bawah koordinasinya akan memilih Gus Abid pada Konferwil di Ponpes Sabilurrosyad Malang pimpinan KH Marzuki Mustamar.

Alasannya, selain punya pengalaman, Gus Abid juga dianggap punya perhatian serius terhadap perjuangan Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, Gus Abid juga dianggap piawai dalam mengelola organisasi secara lebih profesional dan mandiri.

“Kalau istilah kiai-kiai, jadi pimpinan di Nahdlatul Ulama (NU) maupun badan otonom itu harus punya “PKB”. Bukan nama partai lho ya. Tetapi PKB itu singkatan Pinter, Kober, Bener ,” kelakar Agus Junaid, Rabu (10/7/2019).

Pinter, artinya, calon ketua harus tuntas dalam proses pengkaderan. Menurut Junaid, bisa seseorang memang sudah siap dicalonkan ketua GP Ansor Jatim, maka kriteria diklat dan sebagainya harus lulus dan lolos administrasi. “Ini tentunya pinter. Mampu dalam memanage organisasi sebesar dan semodern Ansor Jatim,” katanya.

Kemudian kober, dalam artian ada waktu untuk mengurus organisasi. Sebab, di Jatim ada 42 PC dengan hampir 600 PAC. “Kalau ketua PW enggak punya waktu, dalam artian susah untuk mengkonsolidir PAC maupun ranting, saya kira justru akan melemahkan organisasi kita sendiri,” dalih pria lincah dan gesit ini.

Terakhir, bener. Dalam berorganisasi, kader GP Ansor harus memahami kalau hari ini warga Nahdliyin ingin mengembalikan ruh organisasi ini pada pondok pesantren.

“Dan kandidat yang muncul juga sudah jelas nasab kekiaianya, kepesantrenannya. Jadi tinggal figur siapa yang layak itu sudah bisa ditebak, sudah jelas siapa yang mampu untuk memimpin Ansor Jatim ke depan,” imbuh Junaid.

Nah, Gus Abid, kata Junaidi, telah memenuhi kriteria PKB tersebut, sehingga layak untuk dipilih. “Gus Abid ini insyaallah sudah PKB. Beberapa kali ketika PC Gresik ngundang juga selalu hadir. Even-even yang harus ada PW, beliau juga hadir,” dalihnya.

Soal jenjang di organisasi, Gus Abid juga bisa dibilang kader yang komplit. Mulai Komandan Satkorwil Banser Jatim, sekretaris hingga ketua PW Ansor Jatim hasil penunjukan PP. “Ini kan sudah lengkap. Masa proses beliau ini sudah tuntas lah dalam ujian atau penempaan sebagai kader kan tuntas,” jelasnya.

“Di Satkorwil itu ada ribuan Banser yang harus dibariskan. Di sekretaris juga memanage administrasi, yang menurut PP maupun tim karteker mampu mengakomodir, memberi warna di tingkatan teman-teman PAC,” imbuhnya.

Nah, kriteria dan rapor jempolan itulah yang membuat Ansor Gresik bersama 16 PAC-nya akan memilih Gus Abid di Konferwil nanti. “(Ansor) Gresik sederhana saja, calonnya harus PKB. Gresik solid, satu suara, satu komando,” pungkas Agus Junaidi. (tis)

Leave a reply