Masyarakat Madura Masih Butuh Bantuan Pemprov Jatim

0
833

– Untuk penuhi sarana dan prasarana pelayanan masyarakat

SabdaNews.com – Puluhan perwakilan forum silaturrahim masyarakat Madura dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan mendatangi kantor DPRD Jatim untuk silaturrahim dengan anggota DPRD Jatim dari Dapil Madura dan menyampaikan beberapa aspirasi.

Kedatangan warga Madura ini diterima langsung oleh H Aliyadi Mustofa anggota Fraksi PKB DPRD Jatim di ruang Banmus DPRD Jatim, Senin (1/7/2019).

Menurut politisi yang terpilih kembali dalam Pileg 2019 lalu, ada beberapa aspirasi yang disampaikan perwakilan masyarakat Madura. Diantaranya menyangkut masalah kekeringan yang mulai melanda beberapa kecamatan di Kab Sampang dan Pamekasan.

“Yang paling parah terjadi di Kecamatan Karang Penang Kab Sampang dan Kecamatan Pekanenan Kab Pamekasan. Bahkan untuk keperluan mandi dan minum, mereka terpaksa harus beli 250 ribu untuk satu truck tangki, itupun bagi warga yang mampu membeli,” terang Aliyadi Mustofa.

Diakui Aliyadi, bantuan dari Pemprov Jatim untuk pembuatan sumur bor maupun tandon air hingga pipanisasi memang cukup membantu. Namun, masih jauh dari merata sehingga perlu kiranya bantuan-bantuan seperti itu dilakukan Pemprov Jatim.

“Masyarakat berharap bantuan sumur bor karena potensi mata air bawah tanah masih ada walaupun harus mengebor dengan kedalaman diatas 100 meter,” jelas caleg DPRD Jatim yang mendapat suara sekitar 221.264 suara pada Pileg lalu.

Selain itu, warga juga menyampaikan perlunya perhatian Pemprov Jatim terhadap sarana dan prasarana pendidikan khususnya pondok pesantren dan madrasah diniyah. “Selama ini bantuan dari pemerintah daerah tidak ada sehingga warga Madura berharap banyak dari Pemprov Jatim.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi rencana besar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang ingin memajukan Madura dengan berbagai proyek pembangunan yang prestisius. Misalnya, Kawasan Ekonomi Khusus Ekonomi Syariah di Pulau Madura, Islamic Science Spark di Kaki Suramadu, hingga pembangunan rumah sakit tipe A di Madura.

“Fasilitas layanan kesehatan di Madura khususnya rumah sakit yang memadai memang banyak menjadi keluhan. Bahkan RSUD Sampang masih kurang memadai sehingga banyak warganya yang berobat ke Pamekasan, Bangkalan maupun RS dr Soetomo Surabaya. Tentu kami akan memberi masukan ke Gubernur terkait lokasi terbaik untuk pembangunan rumah sakit tipe A di Madura nantinya,” ungkap Aliyadi.

Di sisi lain, pihaknya juga mengapresiasi atas perhatian besar Gubernur Khofifah terhadap wilayah kepulauan di Madura. Bahkan sudah ada bantuan keuangan dari Pemprov untuk membangun dermaga yang layak di Dungkek dan Pulau Gili Hyang Sumenep.

“Ada sekitar Rp.30 miliar bantuan keuangan dari Pemprov Jatim untuk pembangunan dua dermaga di Kabupaten Sumenep. Kami juga akan memperjuangkan pulau-pulau berpenghuni di Madura lainnya untuk mendapatkan bantuan perbaikan sarana dan prasarana layanan masyarakat yang lebih memadai,” pungkasnya. (tis)

Leave a reply